x

Sutomo Penggagas Rumah Sedekah, Murni Nuansa Sosial

waktu baca 4 menit
Jumat, 3 Jun 2022 16:10 1255 Redaksi Glodia
JAKARTA | – INDONESIA GLODIA – Untuk mengetahui dan mengenal lebih dekat dengan Rumah Sedekah, ini adalah hasil wawancara dengan Bapak Sutomo selaku penggagas daripada Rumah Sedekah dan juga orang yang berperan aktif dalam kegiatan di Rumah Sedekah, (3/6/2022).

“Rumah Sedekah” mengawali kegiatannya yaitu pada tanggal 01 September 2021. Adapun maksud dan tujuan diadakannya “Rumah Sedekah” adalah sebagai bentuk kepedulian, kepada sesama, dengan cara membantu,’ atau menolong orang-orang yang membutuhkan.

Sedangkan motivasi dari kegiatan Rumah sedekah adalah bersama-sama berbuat kebaikan dengan cara berbagi (bersedekah) kepada sesama yang membutuhkan agar bermanfaat.

Sutomo Penggagas Rumah Sedekah.doc.ig.org

Dalam berbagai kegiatan, “Rumah Sedekah” membagikan sedekahnya, kepada orang yang membutuhkan terutama’ kepada fakir miskin dan orang yang ekonominya masih lemah dan sulit.

Barang yang dibagikan dari Rumah Sedekah berwujud dalam bentuk uang, beras, minyak, makanan cepat saji, gula, dan lain lain, tetapi yang utamanya adalah dalam bentuk uang dan beras.

Rumah Sedekah memiliki niat dan hajat “setiap hari membagikan sedekah”. Sehingga, Rumah Sedekah-Rumah Sedekah yang ada saat ini selalu berusaha menyiapkan stok beras agar selalu ada.

Dan Alhamdulillah Rumah Sedekah tidak pernah kehabisan stok beras untuk dibagikan kepada yang membutuhkan meskipun setiap hari berbagi.

Baca Juga :  KOWAPPI Segera Melapor ke Dewan Pers

“Rumah Sedekah-Rumah Sedekah” membagikan Sedekah, setiap hari secara bergiliran, kadang di hari hari tertentu misal; peringatan hari besar Nasional.

“Rumah Sedekah” semuanya berbagi secara serentak. Pada bulan Agustus 2021, dalam rangka untuk memperingati dan mengisi Hari Kemerdekaan bangsa Indonesia.

Sekelompok kecil orang-orang yang sekarang aktif dalam kegiatan berbagi di Rumah Sedekah, membagikan uang dan beras sebulan penuh dari tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 31 Agustus, kepada orang-orang yang membutuhkan’ dengan turun langsung ke jalan, menemui orang yang pantas menerima bantuan, dan mendatangi orang yang membutuhkan bantuan secara langsung ke rumahnya.

Dalam membagikan sedekah kepada orang yang membutuhkan Rumah Sedekah tidak membatasi dengan suku, agama, ras dan golongan.

Artinya Siapapun orangnya, apa dan darimana suku, agama, ras dan golongannya apabila masuk dalam kategori orang yang memang pantas untuk mendapatkan bantuan akan diberikan bantuan.

Baca Juga :  Pertemuan Hari Pertama Presiden Dengan Prabowo Subianto di Hari Lebaran

“Rumah Sedekah” dalam membagikan Sedekah, bersifat Siap dan Aktif. Siap maksudnya di Rumah Sedekah ada Petugas, yang siap melayani orang yang membutuhkan bantuan yang datang secara langsung ke Rumah Sedekah untuk diberi bantuan beras.

Sedangkan Aktif maksudnya ada Petugas Rumah Sedekah yang aktif langsung turun ke jalan menemui orang yang diberi bantuan dan mendatangi orang yang diberi bantuan ke rumahnya secara langsung.

Sumber dana dari Rumah Sedekah sangat jelas berasal dari patungan sekelompok kecil orang orang yang berperan dalam kegiatan di rumah sedekah itu sendiri.

Tetapi pada dasarnya Rumah Sedekah tidak membatasi atau tidak menolak bila ada orang yang memercayakan sebagian hartanya untuk dibagikan atau diserahkan kepada orang yang membutuhkan melalui Rumah Sedekah.

Kelompok kecil orang orang yang ada dalam kegiatan di Rumah Sedekah ini berasal dari daerah yang berbeda-beda, begitu pula pekerjaannya, ada yang bekerja sebagai sopir, pedagang barang bekas, wiraswasta, tukang bangunan, karyawan pabrik, dan lain lain, yang notabene mereka bukan dari golongan ekonomi atas tetapi dari golongan ekonomi biasa.

Namun semangat berbagi untuk membantu saudaranya yang membutuhkan bantuan pantas diapresiasi dan diacungi jempol.

Baca Juga :  Umar Baban Cucu: Inisiasi "Peduli Kasih" Bencana Kabupaten Cianjur

Saat ini Rumah Sedekah sudah ada di enam tempat yaitu

1. “Rumah Sedekah” yang beralamat di :Desa Cidokom RT 04/ 01 No. 105, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

2. “Rumah Sedekah ” yang beralamat di :
Jl. Madrasah 1 No. 30A, Rt 06/ 04, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

3. “Rumah Sedekah ” yang beralamat di :
Jl. Pertengahan Gg. Palem RT. 05/ 03 No. 60, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

4. “Rumah Sedekah 4” yang beralamat di:
Dk. Tegal Bulus Rt 06/ 02, Ds. Kuwiran, Kec. Banyudono, Kab. Boyolali, Jawa Tengah.

5. “Rumah Sedekah 5″ yang beralamat di:
Rt 06/06, Ds. Lumbir, Kec. Lumbir, Kab. Banyumas, Jawa Tengah.

6. Rumah Sedekah 6” yang beralamat di: Perum Tjitra Mas Residen Blok E1 No. 23 RT 004/ 001, Kel/ Ds. Kalisuren, Kec. Tajur Halang, Kab. Bogor.

Di akhir pembicaraan dengan kami, Bapak Sutomo meminta doa kepada semuanya, semoga Rumah Sedekah semakin besar, sehingga bisa berbuat lebih banyak lagi dan bermanfaat bagi banyak orang yang membutuhkan.

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x