Indonesia Glodia – Belum lama ini telah diadakan Festival Silat Kampoeng Silat Jampang dan ikuti oleh 52 Paguron ( Perguruan Pencak Silat ) yang juga dihadiri oleh para guru dan Pesilat di seluruh Indonesia. Bertempat di Kawasan Kampoeng Silat Jampang Zona Madina -Dompet Dhuafa Jl. Raya Bogor Km 42.Desa Jampang , Kec.Kemang , Kab.Bogor , Jawa Barat,(8/12/2022)
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pesilat Dunia Mayjend TNI ( Pur ) Edi Marzuki Nalapraya , ketua Panitia Penyelenggara Festival Silat Kampoeng Jampang ……, para Budayawan Kesundaan , para Dewan Guru Silat , Pesilat dari berbagai Paguron dari Jabodetabek serta para tamu undangan.
Dalam Sambutannya Ketua Dewan Pesilat Dunia Edi Marzuki Nalapraya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Penyelenggara Festival Silat Kampoeng Jampang karena dengan adanya acara2 seperti ini akan menjadi sorotan baik di nusantara maupun dunia internasional karena Silat Kita ( Indonesia ) sudah di akui oleh Unesco Dunia Internasional.
Hal ini yang harus kita pertahankan agar tetap di akui Dunia Internasional dengan cara sering mengadakan event2 seperti ini tegas Ketua Dewan Pesilat Dunia Mayjend ( Pur ) Edi Marzuki Nalapraya. .
Dalam kesempatan yang sama Ketua Dewan Pesilat Dunia juga telah memberikan piagam penghargaan kepada KH.Asep Kombara yang juga sebagai Ketua DPC .Pejuang Siliwangi Bersatu Kab.Bogor sebagai ” Tokoh Budaya Pencak Silat “.
KH. Asep Kombara sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran pengurus Pencak Silat baik yang ada di Nusantara maupun di dunia Internasional yang memberikan penghargaan ini, sehingga
merupakan motivasi untuk Saya ( KH.Asep ) tetap melestarikan budaya Pencak Silat Indonesia yang sudah turun temurun sampai ke anak ,cucu tegas KH.Asep Kombara yang lebih sering disapa Abah Asep.
KH.Asep Kombara yang juga saat ini menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Bersatu Kab.Bogor berharap agar terus adakan event – event seperti ini supaya Budaya Pencak Silat tetap Eksis d seluruh lapisan masyarakat dari sabang sampai Merauke bahkan di Dunia Internasional yang kini telah diakui Badan Dunia ( Unesco ) pungkas Abah Haji Asep
Penulis : H A B I B

