Indonesiaglodia.com – Surabaya – Operasi penyisiran Balita hanyut wilayah kali Perumahan di Delta Wiyung Desa Babatan kecamatan Wiyung selama 4 hari akhirnya membuahkan hasil, Jumat 27/12/2024.
Operasi Tim di mulai dari tanggal 24 Desember 2024 sejak dipastikannya Muhammad Riski Balita Umur 3 ½ Tahun yang terseret Arus.
Tim Basarnas, BPBD Bapak Eko, Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Santoso dan jajaran serta Babinsa Koramil Wiyung Bapak Sudarmawan dan Lurah Wiyung DRS, Gatot Subroto, MM.
Operasi Tim Gabungan Menyisir Balita Hanyut Akhirnya Dapat Hasil.foto.doc.
Dan Camat Wiyung Budiono SPD, MM, langsung terjun ke tempat kejadian dan sigap melakukan pencarian selama 4 hari ini.
Kompol Slamet Agus Santoso menyatakan bahwa korban anak yang terseret arus saat hujan 4 hari lalu telah ditemukan di kali wilayah SMPN 43 Wiyung, Surabaya. (27/12/24).
Lanjutnya, “tim BPBD beserta Basarnas tanggap bencana dan Kapolsek Wiyung Bapak Kompol Slamet Agus Santoso beserta jajaran Babinsa Koramil Bapak Sudarmawan terus mencari dengan cara estafet.
Operasi Tim Gabungan Menyisir Balita Hanyut Akhirnya Dapat Hasil.foto.doc.
Untuk mencari keberadaan anak tersebut tanpa ada kata menyerah selama 4 hari ini, dan Alhamdulillah tadi siang pada pukul 14.00 korban berhasil kita ketemukan ditumpukan Eceng gondok.”
Eko selaku BPBD di wilayah Wiyung Surabaya, Pada saat diketemukan, korban sempat terseret arus saat Alat Berat Bego mengangkat Eceng gondok untuk pembersihan juga, ungkapnya.
Budiono SPD, MM selaku camat di wilayah Wiyung, Orang tua kandung korban yang berada Malaysia mendengar anaknya telah ditemukan langsung balik ke Surabaya yang nantinya langsung membawa korban ke Pasuruan, ungkapnya.
Lanjutnya, Bu intan selaku orang tua angkat korban yang kebetulan rumahnya berada di wiyung dan mengetahui anak korban telah diketemukan.
Ibu korban langsung menuju TKP dan langsung dilarikan ke Rumah sakit untuk ditindak lanjuti.
Sudarmawan selaku Babinsa Koramil di Wilayah Wiyung berpesan di musim hujan ini hendaknya kita sebagai orang tua wajib menjaga extra anak kita.
Agar tidak terjadi korban seperti ini lagi dan bahkan lebih parah dan kita tidak inginkan.
IG (RJ)

