Indonesiaglodia.com – Dampak Mangkraknya pembangunan Masjid Seribu Bulan di Purwokerto membuat rakyat Kabupaten Banyumas menggugat Rabu 28 Oktober 2026.
Mangkraknya Masjid Seribu Bulan yang dibangun dibawah naungan Yayasan masjid Agung dan Islamic Center Rahmatan lilalami ini berlokasi di Jalan Bung Karno Purwokerto Selatan berdekatan dengan komplek menara pandang Teratai.

Dampak Mangkrak Masjid Seribu Bulan Masyarakat Banyumas Gelar Aksi.foto.id.ig.
Tinggal membangun separuhnya lagi berikut membangun Islamic Center. Bahkan pada bulan Desember 2024 Menteri PUPR bersama staff datang ke masjid Seribu Bulan bersama staff Kementrian PUPR.
Ketua Majelis Ulama Kabupaten Banyumas KH Tegur Arofayt pada awak media saat itu menuturkan masih dibutuhkan biaya sekitar 120 milyar untuk menyelesaikan pembangunan masjid Seribu Bulan dan Islamic Center.

Dampak Mangkrak Masjid Seribu Bulan Masyarakat Banyumas Gelar Aksi
Masjid ini nantinya mampu menampung 3000 jamaah kata Tegur Arofayt.
Rakyat Banyumas menggelar aksi di Pendopo di Panji Purwokerto mulai pukul sepuluh pagi dan berakhir jam empat sore pada Rabu 28 Oktober 2026. Setelah 22 bulan menunggu ternyata mangkrak akhirnya.
Titik kumpul aksi rakyat Banyumas di menara Pandang Teratai Purwokerto. Lalu berjalan ke arah Utara menuju pendopo si Panji Purwokerto.

Reporter Indonesiaglodia kanan bersama ketua MUI.
Bupati Banyumas Sadewo yang menerima perwakilan pendemo mengatan kalau sekiranya ada dana nganggur akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan masjid seribu bulan dan Islamic Center.
IG Yayu
Tidak ada komentar