x

Fenomena Kotak Kosong Mewarnai Pilkada Kabupaten Banyumas

waktu baca 3 menit
Senin, 9 Sep 2024 21:02 130 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Fenomena Kotak Kosong mewarnai Pilkada kabupaten Banyumas. Hanya satu Paslon yang lolos administrasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Banyumas resmi menutup pendaftaran Paslon Cabup Cawabup Pilkada Banyumas pada Rabu 4 September 2024 pukul 24.00.

Hanya satu Paslon yang lolos administrasi Pilkada kabupaten Banyumas, yakni Paslon Sadewo Tri Lastiono dan Dwi Asih Lintarti yang diusung 12 partai politik.

Kabupaten

Fenomena Kotak Kosong Mewarnai Pilkada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banyumas Amrin Maruf SSos MSi Banyumas.foto.doc.

Baca Juga :  Bank Jateng Cabang Purwokerto Bantu Masyarakat Kabupaten Banyumas
Kabupaten

Fenomena Kotak Kosong Mewarnai Pilkada Reporter IG dan Asekbang Ir Junaidi MT Banyumas.foto.doc.

 

Dewo Lintarti mendaftar pada 29 Agustus 2024. Kemudian karena Paslon baru satu maka pendaftaran diperpanjang selama enam hari.

Di hari keenam perpanjangan sekitar pukul 11 malam datanglah sepasang pria wanita bernama Maruf Cahyono dan Yulianti Wastam ke kantor KPU Banyumas diiringi timses tentunya.

Kedatangan tentu saja untuk mendaftar pilkada Banyumas 2024-2029. Namun untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Karena mendaftar kok cuma nunjukin KTP, alhasil ditolaklah pendaftaran itu dengan dikembalikannya berkas.

Akhirnya Dewo Lintarti mau tidak mau berhadapan dengan kotak kosong sebagai rivalnya di pilkada Banyumas. Di Indonesia fenomena kotak kosong sudah pernah terjadi di pilkada Makasar.

Baca Juga :  Tali Asih 16 Atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Banyumas

 

Disini yang menang kotak kosong. Lalu bagaimana dengan Banyumas? Beberapa pejabat publik yang ditemui Reporter Indonesia Glodia memberi komentar beragam.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Amrin Maruf mengaku nggak paham dengan fenomena bumbung kosong. Seperti dagelan ujarnya singkat.

Pejabat lainnya bahkan menjawab dengan nada tanya. Sida lawan kotak kosong? Tanyanya.

Wastam Anggota DPR RI dari partai demokrat menyikapi fenomena kotak kosong dengan santai. Mari kita sama sama lihat ending akhirnya tutur Wastam.

Baca Juga :  Dualisme Polemik Antara Dewan Pers dan BNSP Uji Kelayakan Wartawan

 

Wastam juga bercerita tentang kegagalan istrinya Yulianti yang mendaftar di in juri time bersama pasangannya Maruf Cahyono. Istri saya mendapat rekomendasi dari DPP partai Nasdem pukul tiga sore hari Rabu 4 September 2024, tutur Wastam.

Lalu malamnya mendaftarlah Maruf Cahyono -Yulianti ke KPU Banyumas . Mungkin karena tergesa menjelang penutupan pendaftaran, keduanya hanya mendaftar berbekal KTP saja.

Yah tentu saja ditolak atau berkas pendaftaran dikembalikan oleh KPU Banyumas.

Menurut Wastam istrinya ditunjuk langsung oleh DPP Nasdem tanpa mahar. Nasdem keren tutur politisi Senayan ini.

Partai Nasdem cuma beritahu harus mempersiapkan dana sekian kalau mau pilkada.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyumas Lantik 135 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)

 

Punya apa enggak? Ketika Maruf Yuliati menjawab punya, langsung saja didorong untuk maju. Dana itu untuk biaya kampanye bikin kaos, baliho, transport untuk kader yang bekerja. Bukan untuk kepentingan pribadi pengurus kata Wastam.

Biaya untuk hajat besar ini tidak main main lho. KPU digelontor dana ,56 milyar dari APBD.

Kemudian Bawaslu mendapat alokasi dana 21 milyar dan dana keamanan 10 milyar kata Kepala BKAD Kabupaten Banyumas Amrin Maruf SSos MSi.

Meski didukung 12 partai belum tentu Paslon Dewo Lintarti akan melenggang dengan mudah. Belum tentu otomatis menang kata Wastam.

Baca Juga :  DPW IWOI Provinsi Jawa Tengah Menggelar Pelatihan Jurnalistik

 

Fenomena lawan kotak kosong pernah terjadi di Makasar kata Ketua Umum Gebrak Republik Indonesia Setya Adri Wibowo SH MH.

Menurutnya pilkada di Makasar dimenangkan oleh kotak kosong.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x