Site icon INDONESIA GLODIA

Masjid Fathul Huda Berkoh Peduli Yatim Piatu dan Syiar Islam

Masjid

Masjid Fathul Huda Berkoh Peduli Yatim Piatu dan Syiar Islam.foto.doc.

Indonesiaglodia.com- Masjid Fathul Huda Berkoh Purwokerto Selatan saksi bisu terselenggaranya kepedulian pada anak yatim dan piatu serta syiar Islam lainnya.

Masjid Fathul Huda untuk santunan yatim piatu tahun 2024 memasuki tahun ke dua puluh. Tentunya ini hal membanggakan karena kesadaran masyarakat untuk berbagi terus berkesinambungan.

 

Menurut Takmir masjid Fathul Huda RW 6 Berkoh Kyai Abdul Hakim Muksin didampingi Ketua RW Supriyanto pada awal pemberian santunan tahun 2005 tercatat ada 40 anak yang disantuni.

Masjid Fathul Huda Berkoh Peduli Yatim Piatu dan Syiar Islam.foto.doc.

 

Kemudian jumlah yatim piatu yang disantuni menyusut tahun tahun berikutnya karena nggak ada orang tua yang berpulang signifikan.

Lagian mana ada si anak yang mau kehilangan orang tua di usia belia tutur Abdul Hakim Muksin. Kalau ditotal sudah ratusan anak yang disantuni dan sekarang mereka sudah dewasa dan sudah mandiri.

 

Dengan bekerja di berbagai  sektor pekerjaan  sesuai pendidikan yang pernah di enyam nya.

Kami senang sekaligus terharu karena mereka sudah mandiri dan setidaknya masyarakat disini ikut membantu mengentaskan mereka tutur Kyai karismatik itu.

Masjid Fathul Huda Berkoh Peduli Yatim Piatu dan Syiar Islam.foto.doc.

Pada tahun 2023 ada 13 yatim piatu yang disantuni. Mereka mendapat santunan sekitar Rp 1.500.000 juta per anak.

Ditambah bantuan dari warga yang menghadiri acara santunan di masjid juga ikut menyumbang. Sumbangan spontan ini ditaruh di dalam baskom yang diletakan di depan masing masing anak.

Untuk tahun 2024 ada sembilan anak yang akan disantuni.Semoga bantuan yang diberikan bisa lebih banyak dari tahun kemarin harap Ketua RW Dupriyanto.

 

Pengurus masjid Fathul Huda juga rutin mengadakan yasinan, pengajian rebonan dan tiap akhir bulan ada pengajian umum.

Para ustad dan ustadzah yang punya nama di Kabupaten Banyumas juga pernah tampil di masjid yang cukup megah untuk ukuran tingkat kecamatan.

Pengurus masjid Fathul Huda mempunyai badan usaha berupa Koperasi Simpan Pinjam Mekar Jaya yang suda memasuki usia 26 tahun.

 

Semua warga boleh nabung dan pinjam uang di KSP Mekar Jaya. Untuk tiap pinjaman dikenai bunga sepuluh persen dan harus dilunasi dalam tempo tiga bulan.

Mata pencaharian warga disini rata-rata bercocok tanam di sawah sewaan, ada juga kuli becak bernama Jarwo (red) 50,  tukang ojek Pak Sanusi, ada juga para pedang di pasar Wage Purwokerto, calo di Terminal bis Bulu Pitu, dan ada yang usaha bengkel las.

Mereka sangat peduli akan santunan untuk anak Yatim, walaupun boleh di katakan keadaan mereka jauh kata mampu, tapi mereka peduli dan ikut santunan begitulah yang di lakukan mereka.

 

Untuk kalangan ASN bisa dihitung dengan jari. Tapi salut untuk kalangan menengah kebawah ini karena kepedulian pada sesamanya.

IG Yayu

Exit mobile version