x

Pemerintah Kabupaten Banyumas Jadi Rujukan Dalam Pengelolaan Sampah

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Okt 2025 21:20 74 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali dipercaya menjadi rujukan dalam pengelolaan sampah oleh daerah lain Pada Rabu (1/10/2025).

Pemerintah kabupaten Banyumas oleh Bupati Sadewo Tri Lastiono menerima langsung rombongan dari Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Baca Juga :  Badan Pusat Statistik Jalin Kerja Sama Strategis Dengan Pemkab Banyumas

 

Rombongan yang akan melakukan kunjungan studi tiru ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kedungrandu.

Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Banyumas Jadi Rujukan Dalam Pengelolaan Sampah.foto.doc.

TPST Kedungrandu sendiri memiliki kapasitas pengolahan hingga 15 ton sampah per hari, yang bersumber dari sekitar 3.000 rumah tangga.

Baca Juga :  Bupati Banyumas Hadiri Panen Raya Semangka dan Bawang Merah

 

Menariknya, 90% dari total sampah yang masuk berhasil dipilah, sementara sisanya berupa residu sebesar 10% akan dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE).

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilakukan setelah mendapat rekomendasi positif terkait pengelolaan sampah Banyumas yang dianggap berhasil dan efektif.

“Saat ini kami masih menggunakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun insyaAllah pada 2026 akan mendapatkan bantuan untuk membangun TPST.

Baca Juga :  Bupati Sadewo Tri Lastiono Hadiri Gelaran Jerami Fest 4 Tahun 2025

 

Oleh karena itu, kami berharap dapat meniru minimal 90% dari keberhasilan Banyumas dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pihaknya ingin belajar langsung dari Banyumas, karena masalah sampah adalah tantangan besar yang menjadi salah satu prioritasnya.

“Banyumas sudah melewati tahapan-tahapan uji coba hingga berhasil seperti sekarang. Jadi kami tidak ingin gagal, makanya langsung belajar kepada yang berhasil,” ucapnya.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Banyumas 15 Besar Digital Leadership Government (ADLG) Awards 2025

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sadewo memaparkan secara detail sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir yang sudah diterapkan di Banyumas.

“Di sini sampah organik dijadikan kompos, makanan magot, sementara sampah anorganik diolah menjadi refused derived fuel (RDF),” jelasnya.

Sadewo juga mengungkapkan, pihaknya sedang berinovasi dalam untuk menjadikan biji plastik sebelum menjadi RDF.

Baca Juga :  Setelah Puluhan Tahun Aset Kawasan Kebondalem Kembali ke Pemkab Banyumas

 

“Biji plastik itu nantinya untuk pembuatan pot,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga berujar, Kabupaten Banyumas terbuka lebar untuk berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada daerah lain.

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Banyumas dalam menerapkan pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan, sekaligus berbagi pengalaman agar kabupaten lain dapat mengadopsi solusi serupa demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Banyumas Serahkan 3 Unit Kendaraan Operasional

 

IG Yayu

Ni Pembayun

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x