Ketua dan Sekretaris DPD Serikat Praktisi Media Indonesia Bogor Raya (SPMI Bogor Raya) dan anggota mengunjungi Desa Ekowisata Tahfiz. Dalam kunjungan itu kami menghadiri, atas undangan itu.
Menurut Saidi Hartono selaku ketua DPD SPMI, kedatangan kami dan Syarifatullah Sekretaris, dan anggota DPD SPMI Bogor Raya.

Kami mengunjungi Desa Ekowisata Tahfiz, dalam rangka mengisi hari kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan disertai perlombaan masyarakat di sana, dan tersusun oleh panitia Desa Ekowisata Tahfiz.
Dalam perjalanan kami bertiga, dari Tegar Beriman Cibinong pada pukul 13:00 Wib hari Selasa (15/8/23), kami menuju Desa Ekowisata Tahfiz Tajur Kabupaten Bogor.
Sepanjang perjalanan itu, terlihat bukit terbentang menjulang, sungai yang masih alami dan juga disekitarnya, terdapat wisata alam curug.
Dengan disertai jalanan yang berkelok melintasi ke arah Desa Ekowisata yang kami lalui dengan jarak tempuh 60 Km, 1 Jam perjalanan tiba di sana (Desa Ekowisata Tahfiz).

Pemandangan menuju Ekowisata Tahfiz, sangatlah indah, disertai jalanan mulus dan sangat mengasyikan.
Terlihat sumber alam benar- benar alami, dan dipoles pembangunan jalan oleh Desa Ekowisata Tahfiz secara tidak langsung’ masyarakat Desa Parung Ponteng terbantukan kehadirannya.
Kami bertiga tiba di sana, dengan mengendarai Mobil Suzuki Escudo tahun 1995. Serasa tak terbeban kan dan zigzag di lintas bukit yang dilalui.
Kepenatan itu terbayarkan oleh suasana pemandangan alam Desa Ekowisata Tahfiz, yang secara perlahan lahan, membangkitkan wisata alam bagi Masyarakat luas pada umumnya.
Setiba kami pada pukul 14:00 WIB, dan sambil istirahat di aula Masjid Ekowisata Tahfiz. Selang beberapa waktu lama, pimpinan Tahfiz tiba, seperti yang terlihat Ermawati, Wahid dan di sertai pengurus (Karyawan) Ekowisata Tahfiz.
Wahid, Ermawati dan beserta anaknya. Sepasang suami istri dan orang tua itu merupakan pendiri/pemimpin Ekowisata Tahfiz. Mereka menyambut kedatangan kami dengan ramah.
Singkatnya waktu bergeser pada pukul 16:00 sore kami (SPMI), dan pengurus Tahfiz beranjak, dan menghadiri acara perlombaan sepakbola. Yang terisi kan regu A dan B merupakan paduan antara warga dan karyawan, mereka berjibaku bertanding sepakbola.
Seperti yang telah dilakukan oleh Tahfiz perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus 1945, diisi dengan diantaranya: pertandingan sepakbola, makan kerupuk, balap paku kedalam botol, balap sendok kelereng, balap karung, tarik tambang, dan lomba sarung Ibu Ibu dilakukan pada pukul 10:00 Wib, tanggal (16/8/23).
Menurut Wahid pimpinan Desa Ekowisata Tahfiz. Ia menuturkan: Acara lomba ini dilakukan setiap setahun sekali, dan perlombaan yang sudah sudah, perlombaan ini dilakukan menjelang hari kemerdekaan saja, dan diisi dengan lomba guna memeriahkan masyarakat sekitar.
Ekowisata Tahfiz Group, telah merambah dan meluas di seluruh Indonesia, seperti: Bogor, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Batam, Kalimantan Timur, dan lain sebagainya.
Saidi Hartono
Tidak ada komentar