x

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Gebyar Pendidikan Non Formal

waktu baca 3 menit
Rabu, 15 Okt 2025 18:37 255 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Dinas kabupaten Banyumas membuka acara Gebyar Pendidikan Non Formal dalam upaya memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan non formal, Rabu (15/10/25) di kompleks Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Kegiatan dinas pendidikan kabupaten Banyumas dengan mengusung tema “Mari Kita Sukseskan Gerakan Nasional Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Baca Juga :  Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono Buka Kegiatan Sosialisasi Pasar Modal

 

Kegiatan acara Gebyar Pendidikan Non Formal tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie.

Dinas

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Gebyar Pendidikan Non Formal.foto.doc.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Imam Ahfas, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK).

Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala Perangkat Daerah terkait, perwakilan Kantor Kemenag, PIC Unicef Kabupaten Banyumas, para Kepala SKB, para ketua MKKS SMP-SMA-SMK.

Baca Juga :  Badan Pusat Statistik Jalin Kerja Sama Strategis Dengan Pemkab Banyumas

 

Para Penilik Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Drs. Joko Wiyono, M.Si dalam laporannya mengungkapkan, bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan Gebyar Pendidikan Non Formal, pihaknya ingin menunjukan komitmen bahwa Kabupaten Banyumas.

Dalam hal persamaan akses pendidikan sana baik formal maupun non formal, selain itu juga untuk menjawab permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Dinas

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Gebyar Pendidikan Non Formal.foto.doc.

“Ini bentuk komitmen bahwa Pemkab Banyumas ini selalu ingin memberikan satu persamaan untuk akses pendidikan. Termasuk stres sing kita pendidikan non formal untuk menjawab permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS),” ungkapnya.

Baca Juga :  Sebanyak 1358 TKHL Kabupaten Banyumas Resmi Dilantik PPPK

 

Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pendidikan non formal juga bisa mendapatkan life skill dan soft skill.

Selain itu Ia juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Banyumas, pendidikan non formal masih cukup eksis dengan adanya 42 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie saat membacakan sambutan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, menuturkan bahwa Gebyar Pendidikan Non Formal.

Merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Banyumas dalam meningkatkan mutu pendidikan non formal dan mendukung gerakan nasional penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Banyumas Beri hadiah Untuk Masyarakat Tertib Pajak

 

“Pendidikan non formal memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan kesempatan belajar bagi siapa pun, di mana pun, dan kapan pun.

Melalui program kesetaraan, kursus, dan pelatihan, pendidikan non formal telah membantu banyak masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri,” ucapnya.

Ia juga berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan non formal semakin meningkat.

“Inilah momen yang tepat bagi kita semua untuk memupuk semangat, prestasi, kerja sama, dan kekompakan antara peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, demi terwujudnya pendidikan non formal yang semakin berkualitas,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Banyumas Gelar Acara Doa Kebangsaan Bersama Forkopimda

 

Sekda Banyumas melihat kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana sosialisasi dan informasi, tetapi juga wadah kreativitas bagi para pendidik dan peserta didik.

Melalui berbagai kegiatan seperti turnamen bola voli, lomba PBB, lomba tari kreasi, hingga lomba video profil. Selain itu juga menghadirkan Expo Hasil Karya dan Potensi Pendidikan Non Formal.

Yang menampilkan kreativitas, inovasi, dan semangat para pendidik serta peserta didik.

“Kita dapat melihat betapa dinamis dan inspiratifnya dunia pendidikan non formal di Kabupaten Banyumas. Melalui Gebyar Pendidikan Non Formal dan Expo ini masyarakat dapat melihat secara langsung.

Baca Juga :  Bupati Banyumas Resmikan Perlindungan Jaminan Sosial Perangkat Masyarakat

 

Bahwa pendidikan non formal memiliki peran besar dalam membuka akses belajar, meningkatkan keterampilan, serta mendukung penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.

Pada hari ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa perlengkapan sekolah bagi 454 peserta didik kesetaraan jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C sebagai bentuk nyata kepedulian Pemkab Banyumas.

Baca Juga :  Kekayaan Budaya Bangsa Banyumas Gelar Fashion Show Pakaian Adat Nusantara

 

IG Yayu

Asri Prastisia

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x