Sebelah kiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Sugiri MT.foto.doc. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sampah memang salah satu hal penting untuk diperhatikan kita semua.
Mengapa demikian, karena sehari saja sampah tidak dibuang atau teronggok di tempat sampah, tak pelak lalat bergembira mengitari sampah, ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyumas Bahas Honor Tukang Angkut Sampah.foto.doc.
Menjadi petugas pengangkut sampah itu berat kata Sugiri MT. Apalagi kalau musim hujan, selain becek juga bau sampah menyengat.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup sudah memfasilitasi pihak kelompok pembuang sampah di tingkat desa.
Dengan meminjamkan kendaraan roda tiga semacam biar untuk sarana pengangkut sampah.
Selain itu di Kabupaten Banyumas sudah ada bank sampah. Di bank sampah masyarakat bisa menjual sampah basah dan sampah kering.
Untuk Kabupaten Banyumas hampir semua RT mempunyai petugas sampah yang ditunjuk Pengurus RT.
Tukang sampah ini mengangkut sampah dengan gerobak sampah yang dibuat dari dana iuran warga RT. Di RT 2 RW 6 Sokawera Berkoh.
Misalnya pak Rewel yang menjadi petugas pengambil sampah tiap tiga hari sekali. Tewel mendapat honor per bulan Rp 300.000.
Warga sendiri ditarik per rumah Rp 20.000 dengan rincian Rp 10.000 untuk dikelola RT dan Rp 19.000 untuk setor ke TPA/Tempat Pembuangan Akhir Sampah.
Dengan asumsi dari DLH Kabupaten Banyumas yang idealnya bayar sampah Rp 30.000 per rumah tangga semoga ditindak lanjuti oleh pengurus RT RW agar honor untuk petugas pengambil sampah bisa naik.
(IG Yayu).
Tidak ada komentar