x

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Irawati SE

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Sep 2024 08:58 130 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Kepala Dinas  Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Irawati SE Kabupaten Banyumas mengurus segala perijinan itu mudah dan tidak dipungut biaya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPSP) Kabupaten Banyumas Irawati SE kepada Reporter Indonesiaglodia.

Baca Juga :  Inspektorat Kabupaten Banyumas Beri Penghargaan Organisasi Perangkat Daerah

 

Membuat perijinan itu mudah asal sudah dipenuhi persyaratannya dan tidak dipungut biaya kata Irawati SE

Namun demikian ada saja pelaku usaha yang belum mendaftarkan kegiatan usahanya.

Padahal pihak kantor DPMPTSP Kabupaten Banyumas sudah sosialisasi lewat petugas di tiap desa dan kecamatan.

Baca Juga :  Hanung Cahyo Saputro Terima Duplikat Bendera Pusaka

 

Juga pemasangan baliho maupun penyebaran pamflet kepada masyarakat.

Irawati menghimbau agar masyarakat yang mau ngurus perijinan, sebaiknya mengurus sendiri, tidak usah memakai perantara.

Hal itu disebabkan mengurus ijin mudah dan tidak dipungut biaya. Memang kantor DPMPTSP tidak melarang kalau memakai jasa perantara atau calo.

Baca Juga :  Ketua Kwarcab Banyumas Lantik Rektor Universitas Islam Negeri (UIN)

 

Tapi saya menghimbau si calo jangan meminta ongkos yang tidak masuk akal. “Karena kalau ada isu rumor diluar bahwa mengurus perijinan sulit dan berbiaya mahal? Itu mungkin karena perantara mematok tarif berlebihan. Mungkin lho papar Irawati SE.

Irawati juga tidak melarang kalau ada pegawainya membantu bila ada pelaku usaha ingin minta tolong ngurus ijin, tapi dilarang pasang tarif.

Kalau misal, setelah urusan selesai lalu diberi tip ucapan terima kasih ya Monggo tapi jangan meminta tandas Irawati SE.

Baca Juga :  Anniversary Ke 17 Desa Sukadamai Lebih Berbudaya

 

“Anak buah saya jujur kok. Paling ada ucapan terima kasih Rp 25.000, terus saya suruh untuk beli jajan dimakan ramai-ramai, kata Irawati SE

Pernah ada pengusaha yang akan Padang Torn begitu berkas masuk kami langsung tinjauan ke lokasi.

Kemudian dua tahun setelahnya orang itu datang ke kantor dan menanyakan kenapa ijin belum jadi.

“Padahal di kami sudah jadi. Dianya saja yang tidak koordinasi atau menanyakan ke kami dari dulu “papar Irawati.

Baca Juga :  Gerakan Pramuka Garuda Hadir Belasan Ribu Raih Rekor Muri

 

Jadi intinya interaksi dua pihak itu perlu dsn penting kata Irawati SE menutup perbincangan.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x