x

Kirab Pusaka Dalam Rangka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

waktu baca 3 menit
Minggu, 15 Feb 2026 22:16 134 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menggelar kirab pusaka dalam rangka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas pada Minggu (15/2/26)

 

Prosesi kirab pusaka menempuh rute kurang lebih dua kilometer, dimulai dari Pendopo Wakil Bupati Banyumas menuju Pendopo Si Panji.

Baca Juga :  Nasib Para Pedagang Eceran Bahan Bakar Minyak Dibutuhkan Tapi Beresiko

 

Dalam kirab tersebut, diarak empat Pusaka Kebesaran Banyumas, yakni Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Keris Kiai Sempana Bener.

Pusaka

Kirab Pusaka Dalam Rangka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas.foto.doc.Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Istri

Barisan kirab diawali pembawa Lambang Daerah Kabupaten Banyumas, disusul peserta kirab yang dipimpin Suba Manggala yang tahun ini diperankan Camat Baturraden, Bangkit Angga Barokah.

Di belakangnya, para pembawa pusaka berjalan membawa benda-benda bersejarah tersebut dengan penuh kehormatan.

Baca Juga :  Warga Somang Parungpanjang Menolak Pembangunan Yayasan Solideo Gracias School 

 

Iring-iringan kemudian diikuti langsung oleh Bupati Banyumas pertama, Raden Joko Kahiman beserta istri yang diperankan Kakang Mbekayu Banyumas. Selanjutnya, pembawa joli berisi foto Bupati Banyumas ke-2 hingga ke-31 turut memeriahkan prosesi.

 

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, juga menuturkan menuturkan bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi Banyumas ke-455 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

Sejalan dengan tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Banyumas PAS (Produktif, Adil, dan Sejahtera)”

Baca Juga :  Aksi Pramuka Peduli, Siagakan 640 Anggota dan 16 Posko

 

“Kita sudah memasuki usia yang cukup tua, 455 tahun. Harapannya usia ini bisa menjadi pijakan yang kuat untuk mewujudkan Banyumas yang PAS, Produktif, adil dan sejahtera.,” ujarnya.

 

Sadewo berharap di usia Banyumas yang semakin matang ini seluruh elemen masyarakat dapat terus bergerak bersama, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pembangunan yang produktif, berkeadilan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

‘’Saya yakin, kalua masyarakat guyub rukun brayan bareng mbangun Banyumas, pasti investor juga tidak akan ragu untuk investasi di sini,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Kesepakatan Babak Baru Rishi Sunak Memuji Irlandia Utara

 

Sadewo juga berujar selain membawa harapan untuk Banyumas, ia berharap kirab pusaka dapat menjadi ajang pengenalan budaya Banyumas bagi masyarakat Banyumas pada khususnya.

 

‘’Antusias masyarakat cukup baik, semoga dengan kirab ini pengetahuan masyarakat semakin baik mengenai Sejarah Banyumas, karena tadi juga ada kirab pusaka, bupati dari yang pertama sampai Saya,’’ujarnya.

 

Senada dengan hal tersebut, salah satu penonton asal Kelurahan Teluk, Titi, mengungkapkan antusiasmenya menyaksikan kirab pusaka tahun ini.

Baca Juga :  Bupati Sadewo Tri Lastiono Hadiri Gelaran Jerami Fest 4 Tahun 2025

 

Selain karena salah satu anggota keluarganya turut menjadi peserta kirab, ia juga memanfaatkan momen tersebut sebagai sarana mengenalkan budaya Banyumas kepada cucunya yang masih kecil.

 

Menurutnya, kirab pusaka bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran budaya bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai warisan daerahnya sejak dini.

 

“Saya ajak untuk nonton, biar kenal dan paham dengan budaya Banyumas sedari kecil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Apresiasi Masyarakat yang Mudik Lebih Awal

 

IG Yayu

Ni Pembayun

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x