x

Kisah Pilu Penjual Bendera: Berjalan Kaki Ratusan Kilometer.

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Agu 2022 06:27 218 Redaksi Glodia
Dibalik kisah cerita Udin seorang penjua Bendera, Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 agustus 2022 yang ke:77. Penjual Bendera Merah Putih mulai marak berjualan, (5/8/2022).

Menurut Udin (51 tahun) penjual Bendera mengatakan: Jenis Bendera yang Ia jajakan, berbagai ukuran Bendera Merah Putih, dari ukuran kecil hingga ukuran besar.

Untuk ukuran kecil dipajang di kendaraan diantaranya ukuran 1,5 meter, umbul-umbul, dan lainnya. Harganya berpariasi, mulai dari Rp 5.000 – Rp 80.000 dan Seterusnya’, tergantung besar kecil ukuran Bendera.

Penjual Bendera Merah Putih pria asal Indramayu yang menjajakan daganganNya, menyusuri Trotoar Jalan di sejumlah lokasi di Kota Jakarta.

Baca Juga :  Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Gelar Festival Balon Udara 2024

Penjual Bendera itu, pada momen mendekati hari Kemerdekaan,’ Udin berdagang menyusuri jalan-jalan di jakarta, hari ini ia menyusuri
Jalan Raya bogor, Jakarta Timur.

Saya berjualan Bendera ini sebagai tambahan, dan juga profesi saya berdagang. Untuk banting setir dalam usaha,’ dan pada momen HUT Kemerdekaan, saya berdagang Bendera.

Dan saya menjajakan Bendera hanya berjalan kaki menelusuri jalan besar dam jalan kampung mulai jam 7 pagi sampai malam,” ujar Udin Bapak dari 2 Anak asal Indramayu.

Ia berharap kemungkinan bisa segera mendapatkan hasil penjualan, karena masih belum banyak yang berjualan bendera dan umbul-umbul,jika berangkat di pagi hari.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan Pemkab Banyumas Bagikan 2.512 Bendera Merah Putih

Jika ia berjualan terlebih dahulu, agar Ia cepat mendapatkan untung, kan yang jualan belum ramai ia berkata.

Ia berangkat dari Indramayu dengan berharap’, mendapatkan penjualan yang lumayan untuk kebutuhan keluarga, Dan ia bercerita terkadang hasil jualanNya laku 17 batang bambu.

Itupun tergantung jika berjualan, untuk tiang Bendera, sebatang bambu ia jual seharga Rp 20.000, sedangkan Bendera kadangkala terjual 10 Bendera, Perharinya ia mendapati kisaran Rp 350.000 maupun kurang. Hal usaha ini  untuk mengarungi kebutuhan keluarga,

Namun jika barang penjualan belum habis, sampai selesai di bulan Agustus ini”, ia membawa,pulang daganganNya,  kekampung (Indramayu),  Kenang Udin.

Jurnalis: Finis.

 

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x