Saat di wawancara Astri Ibu dari balita yang mengalami gizi buruk, dan stunting tersebut. Ia menuturkan kepada crew media “sakitnya dari usia enam bulan dan sekarang umur dua tahun dua bulan.
Astri, ibu balita tersebut terlihat sangat bingung dengan kondisi anaknya yang sakit dengan ditambah faktor ekonomi yang menghimpit keluarganya.
Walaupun dalam pengurusan administrasi di Rumah Sakit sekarwangi ada salah satu relawan yang dengan ikhlas membantu semua administrasi di rumah sakit, tetapi ibu balita tersebut sempat minta pulang paksa atas kemauan sendiri karena terbentur biaya sehari hari di rumah sakit.
Selanjutnya kondisi anaknya tidak kunjung baik sehingga anaknya masuk IGD Rumah Sakit Sekarwangi lagi dan sekarang berada di ruangan Wijaya Kusuma lantai II. (07/09/22)
Menurut keterangan dari Ibu pasien bahwa anaknya sudah cukup lama sakit-sakitan dan mengalami gizi buruk serta stunting di perparah dengan keadaan sekarang.
Anaknya muntah-muntahan dan tidak mau makan. Serta tidak mau minum, ujar Ibu pasien yang berdomisili di Desa pondok kaso tonggoh Kecamatan Cidahu.
Ia merasa bingung dengan keadaannya sekarang, pasalnya walaupun sudah punya BPJS KIS dari Pemerintah.
Tetapi Ibu balita tersebut, bingung untuk biaya hidup sehari-harinya di rumah sakit, ditambah lagi keresahannya dengan takut kalau anaknya di rujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Bantuan baru kemarin dari dinas sosial, berupa Pembuatan kartu BPJS KIS, kalau pihak Puskesmas. Alhamdulillah ada perhatian dan pihak Desa tadi tiba memberikan bantuan.
Bukannya anak saya tidak mau dirawat, tetapi kan saya yang menunggu harus makan, karena tidak ada yang menanggung biaya makan sehari-harinya.
Pada dasarnya suami saya kerja tiap hari juga penghasilannya’sangat minim gali lobang tutup lobang, untuk kebutuhan makanan sehari-hari tak menentu.
Saya berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah, karena anak saya harus dirujuk ke bandung minta partisipasinya,” pungkasnya.
Reporter (Imas )
Tidak ada komentar