x

Netralitas Aparatur Sipil Negara ASN Dilingkungan Banyumas

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Okt 2024 14:12 116 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali di ingatkan oleh sekretaris Daerah kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie, Senin 7/10/2024.

 

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Setda, Setwan dan BKAD pada apel pagi di halaman Pendopo Si Panji Purwokerto.

Baca Juga :  Kabupaten Banyumas Peringati Hari Disabilitas Internasional Tahun 2023

 

Menurutnya ASN adalah salah satu unsur yang harus menjaga netralitas. Menurut Agus azas netralitas pada Pilkada serentak 2024 melekat pada ASN.

Aparatur

Netralitas Aparatur Sipil Negara ASN Dilingkungan Banyumas.foto.doc.

 

Karena memiliki fungsi perekat dan pemersatu bangsa kerena ASN adalah pelaksana kebijakan publik dan pelayan publik. Ia menambahkan saat ini Pilkada telah memasuki tahapan kampanye.

“Kampanye telah dimulai tanggal 25 September lalu hingga 24 November 2024 mendatang atau H-3 pemungutan suara.

Saya minta ASN Banyumas termasuk yang berada dilingkungan Setda ini, tidak terlibat dengan pasangan calon, maupun melarang dan atau menganjurkan memilih kotak kosong,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinperindag Banyumas Gelar Sarahsimas Dampak Inflasi

 

Selain terlibat langsung dengan pasangan calon, dalam bermedia sosial pun, larangan tersebut tetap berlaku.

Ia tidak ingin mendapat laporan dari Bawaslu maupun masyarakat yang melaporkan ada pelanggaran netralitas ASN.

“ASN pun harus menjaga netralitas dalam bermedia sosial, tidak men like maupun coment pada gambar maupun foto yang terkait dengan calon atau yang terkait kampanye.

Baca Juga :  Polda Jateng Gelar Operasi Zebra Candi 2024 Kurangi Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas

 

Saya tidak ingin kasus pada Pemilu yang lalu terulang, dimana ada ASN yang mendapat sangsi berat berupa pemberhentian dalam jabatan dan penurunan pangkat,” tambahnya.

Meski demikian karena ASN tidak seperti TNI dan POLRI yang tidak memilih, maka Agus mengajak, ASN harus menunjukan profesionalitas dengan hadir ke TPS tetap memilih.

Karena kehadiran pemilih juga menjadi tolok ukur keberhasilan dalam Pemilu.

Baca Juga :  Open Day SMKN 1 Leuwiliang Gelar Hasil Pertanian dan UMKM

 

“Pilihlah sesuai hati nurani, dengan tidak mengajak, atau melarang pada orang lain.

Tunjukan bahwa kita bisa profesional dalam memilih dan mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2024 dengan datang ke TPS,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Rohil, Kukuhkan HIPEMAROHI Bengkalis

 

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x