Ini makanan tradisional Ketupat Landan yang berwarna merah. Dua bersanding dengan grontol, temlek, pisang kapok dan jeruk bayi.foto.doc. Dari pantauan Reporter Indonesia Glodia di Pasar Tradisional yang masih murah harga muntul ketela rambat dan budin ketela pohon sekitar Rp 6000 sekilo.
Diperkirakan karena musim kemarau, maka tanaman umbi-umbian mulai menghilang dari kebon dan sawah petani.

Pohon Rumbial/Sagu.foto.doc.
Menurut Sakun, Harti dan Wari warga Somagede pada Indonesiaglodia.com pihaknya juga harus beli di pasar kalau mencari makanan khas pedesaan itu.
Harga kentang Ireng,, sagu dan gadung sekitar Rp 30.000 sekilo, ini tiga macam umbi yang masih bisa didapat meski stok sedikit.
Sedangkan yang benar-benar menghilang jenis umbi suweg atau Porang.
Dulu, waktu awal covid melanda tanaman Porang ibarat emas hijau yang jadi primadona karena sempat booming sebagai jenis umbi komoditas ekspor.

Porang.foto.doc.
Negeri matahari terbit Jepang yang paling banyak untuk tujuan ekspor suweg Porang. Infonya ini menjadi bahan baku pembuatan Butrijel.
Seorang petani di desa Karangnanas Kecamatan Sokaraja Juha menceritakan hal yang sama.
Menurut Warti kini yang paling gampang ditemui adalah ketela pohon, ketela rambat dan jagung.
Dia bercerita karena musim kemarau akar tumbuhan sagu, suweg, kentang hitam dan gadung tidak terlihat lagi.
Saat ini harga sembako relatif stabil. Tapi kenaikan harga cabai setan atau cabe cangak yang rasanya pedas bukan main mulai terasa.
Sekarang jenis cabe ini dan harga cabai cengis hijau naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 80.000. Sedangkan daging ayam negeri naik dari Rp 36.000 menjadi Rp 38.000 sekilo gram.
Ada sebuah makanan unik yang adanya cuma di pedesaan yakni Ketupat Landan. Cara membuat ketupat ini terlebih dahulu membakar kayu blukang untuk diambil abunya.
Abu kayu blukang dikasih air terus untuk menggodok atau memasak ketupat.
Hasil daun blarak kelapa jadi merah. Nasi ketupat yang didalam juga berwarna merah kecoklatan dan berasa asin gurih.
Ketupat Landan sungguh enak dimakan meski tanpa lauk.
IG Yayu
Tidak ada komentar