x

Aneh Tapi Nyata Diduga Tower Berdiri Tanpa Pemberitahuan

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Mei 2024 00:29 227 Anjar Asmara

Gresik– IndonesiaGlodia.com – Senin (27/05/2024) pukul 14.24 WIB, Tim Media menerima laporan dari warga terkait adanya pembangunan tower di wilayah jalan Dusun Karangasem II Kelurahan Karangandong Kabupaten Gresik.

Menurut laporan yang di terima oleh Tim Media dari warga sekitar bahwa, di daerahnya telah dibangun Tower Pemancar yang didirikan tanpa sepengetahuan warga sekitar.

Baca Juga :  Nonton Bareng Semi Final AFC di Alun-alun Purwokerto

 

Salah satu warga setempat yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan, bahwa dari awal pembangunan Tower Pemancar tersebut, pihak Warga, RT, dan RW tidak mengetahui apapun.

Dan, tiba-tiba saja sudah terjadi pembangunan yang tali Towernya ditarik ke pekarangan warga setempat,  dan yang lebih mirisnya lagi pengikatan tali penahan Tower tersebut hanya pohon sekitar rumah warga saja yang rawan akan tumbang.

Baca Juga :  Polda Jawa Timur Gelar Lomba Video Pendek Bersama Mahasiswa Untag

 

Narasumber mengatakan, Warga setempat juga pernah konfirmasi ke pihak Kepala Desa Karangandong tetapi responnya cukup mengecewakan warga.

Setelah Tim Media Investigasi ditempat kejadian ternyata memang benar, dan berusaha mengkonfirmasi rumah Kepala Desa pukul 14.30 dan ditemui oleh ibunya tetapi kata ibu nya masih belum pulang kerja.

Baca Juga :  Bulan Ramadhan 1443H Moment Lahirnya Pelaku Politik dan Pemilih Berintegritas

 

Dan langsung diarahkan ke Balai Desa dan ketika Tim mendatangi Balai Desa Karangandong tetapi bertepatan kantor yang tutup setiap pukul 14.00 WIB dan pintu kantor sudah tertutup rapat tidak ada pegawai sama sekali.

Tim berinsiatif mengkonfirmasi melalui WhatsApp (0812-3***-****) tetapi sampai sekarang tidak ada respon dari pihak Kepala Desa setempat seakan tutup mata, tutup telinga, dan tutup mulut.

Baca Juga :  Penangkapan 3 Orang Sopir Truk dan Pasutri Disatresnarkoba Polresta Sidoarjo

 

Sangat disayangkan mengetahui ketika di desa tersebut yang warga sedang merasa resah, tetapi Pimpinan Desa malah tidak merespon keluh kesah warganya.

Setelah diterbitkan berita ini, belum ada konfirmasi dari pihak Kepala Desa untuk memberikan penjelasan yang seharusnya Kepala Desa sebagai penengah warga menyambung lidah rakyat. Bersambung.

(Rj)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x