Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Menyimpan Tanda Tanya.foto.doc. Kegiatan pemeliharaan UPT Infrastruktur jalan dan jembatan kelas A wilayah IV Ciampea yang di laksanakan berdasarkan perintah dari atasan pemeliharaan yang mana harus di kerjakan sudah ada jadwalnya.
Untuk wilayah yang belum di kerjakan atau belum masuk pemeliharaan berarti harus menunggu jadwal.

Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Menyimpan Tanda Tanya.foto.doc.
Salah satu Pengamat UPT Jalan dan Jembatan kelas A Wilayah IV Ciampea Agus Munawar/ Gopal pengamat wilayah kecamatan Pamijahan mengatakan, ” Saya selaku pengamat bekerja sesuai perintah atasan.
” Saya di perintah kan sama atasan pertama tambal sulam yang di ruas Cibatok Gunung Picung dan ruas Cikampak Gunung Picung.
Ada dua grup, yang Satu grup ruas Cibatok Gunung Picung telah selesai dan sekarang pindah ke ruas lingkar Ciampea Muara.
Dan untuk ruas Cemplang Pasir Ipis belum ada perintah dari atasan. Mungkin belum ada jadwal nya nanti setelah ada jadwal nya mungkin yang grup Cikampak selesai nanti bisa pindah ke ruas Cemplang Pasir Ipis, paparnya.

Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Menyimpan Tanda Tanya.foto.doc.ig.
Untuk yang Tahun kemaren putus kontrak dapat info mau di lanjut tahun ini yang ruas Cibatok sama ruas Cikampak.
Ia melanjutkan yang ruas Cibatok ada di titik Gunung Menyan dan Cimayang sedangkan yang ruas Cikampak ada di titik Gunung Sari, jelasnya.
Untuk pemeliharaan yang Cikampak Gunung Picung kita mulai dari Nol. Dan saat ini baru sampai desa Ciampea Udik sekitar 7 kilo dari STA Nol Cikampak.
Rencana jalur Cikampak akan terus tambal sulam naik ke atas sampai desa Gunung Bunder Dua tepat nya sampai gerbang Taman Nasional, ungkapnya.

Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Menyimpan Tanda Tanya.foto.doc.ig.
Yang ruas Cibatok Gunung Picung sudah beres di tambal sulam mulai dari kecamatan Pamijahan di atas dikit sampai Puri Araya Cibatok, ujarnya.
Selain itu, ada jalan yang sangat parah ruas Cemplang – Ciasmara ada beberapa titik jalan yang rusak dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan baik roda Dua dan Roda Empat dan lebih.
Demi menggali lagi informasi di lapangan para awak media terjun ke lokasi jalan yang di laporkan oleh warga masyarakat.
Dan ternyata setelah di telusuri jalur Cemplang – Ciasmara di temukan berapa titik lokasi jalur yang rusak parah, apa lagi pada saat musim ujan, Air tergenang menutup lobang jalan. Sehingga rawan akan kecelakaan.
Awak media mencoba untuk mencari informasi ke salah satu pejabat UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea, Kasubag TU, tapi ketika di Telepon berdering tapi tidak di angkat.

Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Menyimpan Tanda Tanya.foto.doc.ig.
Dan, setelah Tim media mendatangi kantornya, dan ketemu dengan sekuriti dengan ucap salam, menanyakan keberadaan Pa Kasubag, sekuriti mengatakan lagi di lapangan, tapi ketika di tunggu hingga berjam jam Kasubag TU tidak datang, ketika di Chat tidak ada jawaban.
Hingga berita ini di tayangkan, Kasubag TU UPT Infrastruktur jalan dan jembatan kelas IV Ciampea tidak ada respon.
*** Tim
Tidak ada komentar