x

Pj Bupati Meluncurkan Sistem Informasi Metrologi Banyumas (Simetromas)

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mar 2024 19:56 549 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com- Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Titik Pujiastuti.

 

Pj Bupati Meluncurkan Sistem Informasi Metrologi Banyumas (Simetromas) Selasa 26 Maret 2024 di SPBU Pertamina 44.531.23 Karanglewas, Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar Pamit Penuh Haru

 

Sistem ini dapat mempersingkat proses layanan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) dari sebelumnya yang membutuhkan waktu sampai satu minggu namun saat ini bisa satu hari selesai.

Pj Bupati

Pj Bupati Banyumas Hanung CS didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Titik Pujiastuti meluncurkan Sinetromas di SPBU Pertamina Karanglewas Kabupaten Banyumas Selasa 26 Maret 2024. (Dok Humas/ IG YAYU).

 

“Alhamdulillah, berkat kerja keras Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Bu Titik Pujiastuti bersama Dinkominfo, Sistem Informasi Metrologi Banyumas atau Simetromas dapat terwujud,” kata Penjabat Bupati Banyumas Hanung.

Menurutnya sejak ditugaskan sebagai Pj Bupati Banyumas, ia ingin membuat terobosan dan inovasi dalam memudahkan pelayanan, salah satunya dalam pelayanan tera ulang.

Baca Juga :  Pentas Seni (Pensi) Prestasi dan Kreativitas Pondok Pesantren Darus Shofa

 

“Terobosan atau inovasi berupa Simetromas untuk mendukung layanan tera ulang tersebut sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh pengusaha SPBU di Kabupaten Banyumas.

Dengan layanan ini pengusaha SPBU mendapat kemudahan karena tidak berbayar, lebih cepat dan layanannya tetap bagus, sama dengan sebelumnya,” katanya.

Meski demikian, karena aplikasi saat ini masih sendiri sendiri, pihaknya berusaha seluruh aplikasi layanan publik yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyumas, untuk dapat diintegrasikan dalam satu aplikasi yang terpasang pada gawai.

“Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan apa pun cukup menggunakan satu aplikasi yang terhubung dengan berbagai kanal pelayanan yang diselenggarakan oleh setiap OPD.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Gelar Istighosah dan Doa Bersama

 

Ini sedang dikembangkan, mudah-mudahan bulan depan bisa beres. Jadi orang mau tera ulang, tanya ambulans, lapor soal bencana, cari lowongan pekerjaan, atau mau cari hiburan, tinggal pencet satu aplikasi,” lanjutnya.

Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas Titik Pujiastuti mengatakan aplikasi Simetromas digunakan untuk mendukung layanan tera ulang sebagai bagian dari perlindungan konsumen.

Menurutnya sebelum adanya aplikasi Simetromas, seluruh layanan tera ulang dilakukan secara manual, sehingga pengusaha SPBU harus berkirim surat permohonan lebih dahulu ke Dinperindag Kabupaten Banyumas.

Ketika hendak menera ulang dispenser bahan bakar minyak (BBM). Selanjutnya, Tim Metrologi Dinperindag Kabupaten Banyumas datang ke SPBU tersebut untuk menera ulang.

Baca Juga :  Nenek Iyoh Butuh Perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor

 

Dan setelah itu pihak SPBU mengambil surat hasil pengujiannya di Kantor Dinperindag Kabupaten Banyumas.

“Sekarang tidak lagi karena hampir semuanya dilakukan secara online. Setelah SPBU mendaftar secara online, petugas kami akan datang ke sini untuk melakukan tera ulang.

Surat hasil pengujiannya dapat dicetak sendiri oleh pelaku usaha, sehingga lebih efisien, hemat waktu, dan mengurangi penggunaan kertas,” jelasnya.

Titik menambahkan aplikasi Simetromas tersebut merupakan yang pertama di Jawa Tengah dan belum dikembangkan oleh kabupaten/kota lain di provinsi itu.

“Bahkan mungkin se-Indonesia, baru Banyumas yang punya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Hari Kesehatan Nasional ke-59 di Banyumas

 

Sementara pemilik SPBU Pertamina 44.531.23 Karanglewas, H Ahmad mengaku merasakan manfaat aplikasi Simetromas dalam kegiatan tera ulang mesin dispenser BBM di SPBU tersebut, karena praktis dan cepat.

“Sebelum adanya aplikasi Simetromas, membutuhkan waktu kurang lebih selama satu minggu untuk mengurus layanan tera ulang.

Baca Juga :  Pemkab Banyumas dan BAZNAS Kolaborasi Salurkan Modal Usaha Warga Produktif

 

Namun sekarang langsung jadi. Kami atas nama pengusaha SPBU di Banyumas berterima kasih dengan adanya aplikasi ini karena lebih praktis, lebih mudah, dan zero atau tanpa dipungut biaya serta transparan,” katanya.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x