x

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bagi Peserta Didik Seluruh Indonesia

waktu baca 3 menit
Senin, 4 Agu 2025 15:41 95 Agus Tiro

Indonesiaglodia.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) resmi di buka oleh pemerintah bagi peserta didik di seluruh Indonesia pada Senin 4 Agustus 2025.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMA Negeri 2 Purwokerto menjadi sekolah pertama di Kabupaten Banyumas yang menjadi tempat penyelenggaraan program ini.

Baca Juga :  Ratusan Massa Gelar Aksi Demo, Tanggung Jawab Persoalan Kami

 

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, meluncurkan program cek kesehatan gratis bagi peserta didik yang diikuti ratusan siswa SMA Negeri 2 Purwokerto, yang sejak pagi telah mengikuti kegiatan dilapangan sekolah.

Program

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bagi Peserta Didik Seluruh Indonesia.foto.doc.

Di hadapan para siswa dan tamu undangan Bupati mengaku menyambut baik atas peluncuran program cek kesehatan gratis untuk anak sekolah tingkat Kabupaten Banyumas.

Ia berujar, hal ini dapat menjadi langkah awal menuju generasi muda Banyumas yang lebih sehat.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyumas Kukuhkan Dewi Wikaningsih Menjadi Bunda PAUD

’’Anak yang sehat dan bergizi baik, akan tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, kuat, dan tangguh,’’ tuturnya.

Ia menuturkan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah merupakan bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Program

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bagi Peserta Didik Seluruh Indonesia.foto.doc.

Dan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak di Banyumas mendapatkan akses kesehatan yang layak dan menyeluruh.

Menurutnya, kegiatan ini bukan semata-mata untuk mengetahui kondisi kesehatan saja, tetapi juga sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang mungkin belum menampakkan gejala, agar penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif.

Baca Juga :  Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) 2025-2029

 

‘’Pemeriksaan ini mencakup berbagai jenis skrining, termasuk skrining anemia. Untuk itu, kepada anak-anakku semua, saya mengajak kalian untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,’’ ucapnya.

Ia berharap program ini dapat menjadi bagian dari langkah besar untuk melahirkan generasi Banyumas yang sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik.

”Kepada para tenaga kesehatan, Saya berpesan, layani anak-anak dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan ketulusan dalam setiap pelayanan.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Banyumas Menyerahkan Puluhan Alat Bantu Disabilitas

 

Ingatlah bahwa Saudara-Saudara adalah garda terdepan dalam upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda,” lanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr.Widyana Grehatuti menuturkan CKG Anak Sekolah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendeteksi secara dini risiko kesehatan pada anak usia 7-17 tahun.

Sehingga sasaran dari CKG anak sekolah adalah seluruh siswa SD sederajat hingga SMA sederajat di Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Bupati Banyumas Buka Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS)

 

‘’Untuk teknisnya, nanti petugas puskesmas di wilayah sekolah datang ke sekolah.

Untuk jadwal hari nya akan dibagi. Seperti pada jenjang SD, mungkin akan kami laksanakan bersamaan dengan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS),’’ jelasnya.

Widyana menambahkan, tujuan CKG anak sekolah sendiri adalah untuk meningkatkan perilaku peserta didik tentang pentingnya sarapan sehat, aktivitas fisik, minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin.

Baca Juga :  Jaringan Relawan Independen Banyumas ( Jarimas ) Bentuk Pengurusan Presidium

 

Setiap minggu serta edukasi kesehatan secara rutin dan melakukan deteksi dini kesehatan anak sekolah.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan dr Novita Sabjan, mengatakan pemeriksaan terdapat perbedaan yang ditentukan dari jenjang pendidikan, seperti jenjang SD.

Antara lain akan dilakukan pemeriksaan status gizi, tuberkulosis dan tingkat aktivitas fisik, jenjang SMP antara lain talasemia dan gula darah, dan jenjang SMA, antara lain kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi dan anemia remaja.

Baca Juga :  Sebanyak 30 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banyumas

 

IG Yayu

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x