x

Sosialisasi dan Inovasi BKKBN Dalam Rangka Stunting di Tanah Air

waktu baca 3 menit
Minggu, 19 Mei 2024 17:31 558 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com- BKKBN terus melakukan sosialisasi dan inovasi dalam rangka menurunkan angka stunting di Tanah Air, Minggu 19/5/2024.

 

Sejumlah pendekatan pun dilakukan oleh BKKBN kepada masyarakat agar menaruh perhatian lebih terhadap risiko dan upaya pencegahan stunting, salah satunya, pendekatan kepada kelompok muslimat di Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Hanung Cahyo Saputro Lantik 17 Guru Jadi Penilik

 

Melalui Haul Sayyidatina Fatimah Az-Zahra.  Yang digelar oleh Majelis Dzikir Roudhatul Kaitsar di Pondok Biroyatul Huda, Batuanten Cilongok Banyumas, Minggu (19/05/2024) yang dihadiri ribuan muslimat.

BKKBN

Sosialisasi dan Inovasi BKKBN Dalam Rangka Stunting di Tanah Air.foto.doc.

Baca Juga :  SD Negeri Ledug Gelar Seminar Parenting Bagi Orang Tua Murid

 

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) yang menjadi narasumber menjelaskan bahwa menjelang Indonesia Emas, SDM Indonesia harus berkualitas.

Oleh karena itu, pencegahan stunting ini menjadi sangat penting. Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia berkualitas sebagai salah satu pilar pencapaian visi Indonesia 2045.

Hal ini harus dijalankan dengan pelaksanaan program kolaboratif dan tepat sasaran, melalui program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana.

“Bangga Kencana harus bisa membangun keluarga yang tentram dan sejahtera.

BKKBN

Sosialisasi dan Inovasi BKKBN Dalam Rangka Stunting di Tanah Air.foto.doc.

Baca Juga :  412 Pelajar Daftar Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Itu pentingnya hari ini kita melakukan sosialisasi stunting menuju keluarga berkualitas,” kata dr. Hasto sambutanya yang di moderatori oleh Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH. Drs. Taefur Arofat, M.Pdi.

Program Bangga Kencana menurut Hasto menjadi tugas BKKBN, salah satunya terkait pengentasan stunting nasional demi mewujudkan generasi emas Indonesia, untuk menjadi generasi penerus yang sehat, kuat dan produktif.

“Menjelang Indonesia Emas, SDM Indonesia harus berkualitas. Oleh karena itu, pencegahan stunting ini menjadi sangat penting,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pj Bupati dan Ketua DPRD Banyumas Buka Kegiatan Sumbang Expo

 

Terkait dengan audien yang melibatkan muslimat dalam kegiatan pengajian yang dihadiri ribuan orang, Hasto menilai itu menjadi tempat yang strategis untuk menyampaikan sosialisasi.

Mengingat pengarusutamaan perempuan menjadi kunci sukses dalam pembangunan keluarga dan pembangunan bangsa.

“Perempuan memiliki andil besar dalam pembangunan keluarga, karena perempuan itu penentu kebijakan dalam keluarga.

Perempuan itu juga yang paling dekat dengan anak-anak, perempuan juga penentu sukses tidaknya regenerasi reproduksi dalam keluarga.

Baca Juga :  Puncak Acara HUT RI ke 79 Disambut Histeris Warga Krembangan Surabaya

 

Maka, sudah sepatutnya para perempuan mempunyai pengetahuan yang cukup, termasuk dalam pencegahan stunting,” katanya.

Salah satu pengasuh Pondok Biroyatul Huda, Batuanten Cilongok Banyumas, Asroru Maula selaku penyelenggara mengatakan sebagai orang tua muslim sudah ada tuntunan yaitu Surah An-Nisa’ agar menyiapkan generasi kuat.

“Jadi kita tidak bisa meninggalkan anak anak lemah, baik secara fisik maupun mental dan itu kewajiban orang tua muslim.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Mengundurkan Diri Sekitar Dua Tahun Menjabat

 

Salah satu rujukan adalah Sayyidatina Fatimah Az-Zahra yang memang selalu memberi contoh yang baik, bagaimana saat merawat anak selalu menjaga kebersihan jiwa dan raga, juga menyiapkan makanan yang cukup dan sebagainya.

“Artinya sosialisasi ini memang harus menjadi bagaian dakwah islamiyah yang langsung disampaikan oleh Kyai dan Ustadz tentang pembangunan keluarga, stunting dan sebagainya kepada jamaah terutama ibu-ibu.

Sehingga program ini saya nilai bagus dan perlu dilanjutkan,” katanya.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x