x

Damai, Suasana Adem Selimuti Desa Pabangbon

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Jun 2025 17:03 142 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Bogor, Damai Suasana adem kini menyelimuti Desa Pabangbon kecamatan Leuwiliang kabupaten Bogor setelah tercapainya kesepahaman antara Kepala Desa dan pihak media.

Desa Pabangbon telah damai dengan salah satu media online, terkait gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) atas dugaan isi pemberitaan media tersebut.

Baca Juga :  Truck Sedot WC Buang Limbah Sembarangan di Pinggir Jalan

 

Di balik proses damai ini, terdapat peran penting Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Pabangbon, Ipay  (Pardi Ardiansyah), yang patut diapresiasi.

Damai

Damai, Suasana Adem Selimuti Desa Pabangbon.foto.doc.Ipay

Sebagai tokoh masyarakat yang namanya sempat disebut-sebut dalam beberapa pemberitaan, Ipay menunjukkan kedewasaan sikap dan semangat kebersamaan dalam menyikapi dinamika tersebut.

Dalam keterangannya, Ipay menyampaikan bahwa, apa pun kesalahpahaman yang terjadi sebelumnya, harus disikapi dengan hati dingin dan pikiran terbuka.

Baca Juga :  Sosialisasi Relaksasi Wajib Pajak Demi Capai Target Maksimal

 

“Semua pihak sejatinya punya niat baik, tinggal bagaimana kita duduk bersama, saling mengklarifikasi, lalu mencari titik temu.

Dan hari ini, alhamdulillah kita sampai pada titik itu,” ujarnya.

Peran Ipay bersama tokoh-tokoh masyarakat lainnya dalam meredam ketegangan antara pemerintah desa, media, dan unsur LSM, menjadi contoh nyata nilai-nilai mufakat.

Baca Juga :  Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Sambut Hari Jadi Bogor

 

Ka blarea, nyanghulu ka hukum, nunjang ka nagara yang hidup dalam masyarakat adat kita.

LBH Adhibrata sebagai pendamping hukum dalam proses ini pun turut menyampaikan penghargaan atas kontribusi Ketua LPM dan semua pihak yang telah menjaga iklim desa tetap kondusif.

Dengan selesainya sengketa ini secara damai, diharapkan ke depan hubungan antara media, LSM, dan pemerintah desa dapat semakin sehat, transparan, dan saling mendukung dalam pembangunan desa yang berkeadilan.

Baca Juga :  Study Tour Atau Pesiar Bukan Kewajiban Tidak Ada Aturan Regulasi

 

“Perbedaan sudut pandang adalah hal yang wajar, namun persatuan dan dialog adalah jalan terbaik untuk membangun desa kita bersama,” tutup Ipay.

 

***

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x