x

Antara Gedung dan Gubuk Penerima Bansos PKH, BPNT, Sembako

waktu baca 3 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 06:55 3 Agus Tiro

Indonesiaglodia.com – Antara Gedung dan Gubuk Penerima bantuan sangat jauh kalau di lihat perbandingan yang terjadi di salah satu desa di kabupaten Banyumas, Jumat 30/10/2026.

Gedung dan Gubuk menjadi pantauan dari media ini. Kantor Finsospermades Kabupaten Banyumas menyatakan penyaluran bansos sudah sesuai aturan, Namun pelaksanaan di tingkat bawah masih carut marut dari investigasi Indonesiaglodia.

Baca Juga :  Tim Gabungan Kembali Temukan Korban Banjir Lahar Dingin

 

Gedung

Antara Gedung dan Gubuk Penerima Bansos PKH, BPNT, Sembako.salah satu Gubuk Penerima Bantuan.

Joko Siswoyo Kepala Bidang Perlindungan Pangan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Banyumas mengatakan pada tahun 2026 jumlah Lanjut Usia atau Lansia yang mendapat bantuan sosial sebanyak 362 orang.

Baca Juga :  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banyumas Gelar Obras Santer

 

Lanjut usia ini tercover melalui laporan dari desa-desa yang ada di Kabupaten Banyumas. Sebanyak 462 orang lansia ini memang belum pernah dapat bantuan dari bansos manapun.

Gedung

Antara Gedung dan Gubuk Penerima Bansos PKH, BPNT, Sembako.keadaan di dalam gubuk ruang tamu

Anggarannya dari APBD Kabupaten Banyumas papar Joko Suswoyo.

Baca Juga :  Pj Bupati Tepati Janji Karisun Tersenyum Bahagia

 

Masyarakat khususnya lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas dan kurang mampu secara ekonomi bisa mengajukan diri langsung ke balai desa Joko Suswoyo

Mengenai bantuan sosial PKH, BNPT dan sembako yang diterima tiap tiga bulan sekali anggarannya dari Pusat dan kementerian pangan. Per orang mendapat Rp 200 orang papar Joko Siswoyo.

Gedung

Antara Gedung dan Gubuk Penerim Bantuan Bansos, PKH, BPNT, Sembako.Rasya anak pasutri Yuni Abas yang dapat dana pendidikan

Kalau kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan atau Finsospermades Kabupaten Banyumas sudah mengeluarkan statemen bahwa.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Berhasil Menangkap Tersangka Tabrak Lari Di Wilayah Diponegoro Surabaya

 

Alokasi pembagian bansos sudah transparan dan mudah dipantau? Tapi mengapa kenyataan di lapangan tidak demikian?

Reporter Indonesiaglodia yang menggali data di lapangan menemukan fakta masih carut marutnya pembagian bansos yang katanya hanya untuk yang tidak mampu.

Baca Juga :  Jelang Hari Besar Natal Tahun 2024 Harga Sembako Naik

 

Di sebuah RT yang berada di perkotaan terlihat jelas kriteria penerima bansos PKH, BNPT dan sembako salah sasaran. Ada orang yang rumahnya gedung dan punya sepeda motor dapat bansos pkh, BNPT dan sembako. Bansos ini berasal dari pusat dan Kementrian Pangan Republik Indonesia.

Ketua RT 02 RW 6 Sokawera Berkoh yang dikonfirmasi ini mengaku tidak tau mengapa demikian. Saya hanya menerima berkas beberapa nama yang akan menerima bansos dari Kaur Kesra Kelurahan Berkoh Saryono papar Ketua RT Sugeng Riyadi.

Baca Juga :  Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwokerto Raih Juara 1 Lomba Peraturan Baris-Berbaris

 

Kaur Kesra Saryono yang dihubungi Reporter IG menjawab bahwa data penerima bansos berdasarkan survey pendamping PKH di kecamatan.

,” Saya tidak tau pasti ini pendamping PKH benar-benar turun ke bawah atau tidak tutur Saryono.

Menurut Saryono pengajuan bansos yang dari pusat bisa dilihat dari aplikasi. Bansos berupa uang biasanya dibayarkan tiap tiga bulan sekali sebesar Rp 600 ribu rupiah.

Baca Juga :  Penjabat (Pj) Bupati Banyumas Resmikan Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS)

 

Sedangkan sembako berupa beras sebanyak 30 kilogram tiap tiga bulan.

Beda lagi penerimaan bansos di desa Karangnanas Kecamatan Dokaraja kabupaten Banyumas. Penerimaan bansos disini benar-benar menyasar orang yang tidak mampu ekonominya.

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Banyumas Gotong Royong Bersama Ratusan Masyarakat

 

Seperti Kusmini seorang penjual ayam sayur yang anaknya mendapat bansos KIP kartu Indonesia Pintar untuk biaya pendidikan sebesar Rp 2,8 juta untuk setengah tahun.

Benar-benar terbantu biaya sekolah SMK anak saya tutur Kusmini.

Baca Juga :  Pemuda Tabagsel Deli Serdang Gelar Focus Group Discussion

 

( IG Yayu).

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x