x

Dinkes Banyumas Imunisasi Polio Ribuan Anak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Jan 2024 07:39 211 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas akan mengimunisasi Sub Pin Polio kepada 197.527 anak usia 0 sampai 7 Tahun.

Kegiatan akan dilakukan secara serentak oleh dinas kesehatan Banyumas, menyusul adanya kasus anak polio di Klaten Jawa Tengah dan beberapa daerah lainya di Indonesia.

Baca Juga :  Kasus Adang Jumadi Jadi Perhatian Publik

“Kami akan mengimunisasi serentak selama dua putaran kepada anak yaitu tanggal 15 Januari dan Februari tanggal 19 mendatang terhadap anak yang berusia 0-7 th 11 bulan 29 hari.

Hal itu menindaklanjuti kasus polio yang terjadi di kabupaten Klaten untuk kasus lumpuh layu akut di Jawa Tengah, dan imunisasi ini juga dilakukan secara nasional,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr Widyana Grehastuti Jumat (15/01/2024) usai mengikuti Rakord Pengentasan Kemiskinan Ektrim di Ruang Joko Kahiman.

Baca Juga :  Pramuka Sadar Lingkungan dan Kreativitas Ember Cat Bekas Jadi Pot Cantik

Bagi anak yang belum melakukan imunisasi pada tanggal tersebut, pihaknya akan melakukan sweeping pada lima hari setelah proses pelaksanaan.

Widyana berharap dengan adanya Sub Pin Polio ini diharapkan anak-anak memiliki imunitas lebih baik, karena virus ini merupakan mutasi walau sebenarnya PIN Polio sudah mengcover namun karena ada mutasi Dinkes tetap berjaga-jaga.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Lestarikan Tradisi Islam Nusantara Wujud Kecintaan Bangsa

Widyana menambahkan bahwa untuk Kabupaten Banyumas belum ada kasus polio, namun sebagai respon dari kasus polio tersebut.

Ia menjelaskan dalam imunisasi nanti anak akan diberikan imunisasi novel oral polio vaccine type 2 (dua) akan diberikan pada usia 0 sampai 7 tahun tanpa memandang status imunisasinya.

“Jadi nanti dalam imunisasi tersebut tidak memandang status imnunisasinya, semua akan diimunisasi.

Logistik ini masih nunggu dari provinsi, kami berharap dengan adanya imunisasi nanti di Banyumas tidak ada kasus polio,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemkab Banyumas dan BAZNAS Kolaborasi Salurkan Modal Usaha Warga Produktif

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sito Hatmoko mengatakan untuk mensukseskan kegiatan tersebut.

Pihaknya telah mengadakan kegiatan advokasi dan sosialisasi pelaksanaan Sub Pin Polio yang bertempat di Pendopo Si Panji beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 180 peserta yang merupakan gabungan dari Polres, Dandim, Ketua TP PKK, Kepala Dinsospermasdes, Kepala Dindukcapil, Kepala Kantor Kemenag.

Direktur RSUD Banyumas, RSUD Margono, RSUD Ajibarang, Kapolsek, Danramil, Camat, Kepala Puskesmas, Ketua Fatayat NU, Ketua Muslimat NU serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Cabang Banyumas.

“Tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk membentuk sinergitas, penguatan dan dukungan terhadap pelaksanaan Sub Pin dalam rangka penanggulangan KLB Polio cVDPV2 di Kabupaten Banyumas,” katanya.

Baca Juga :  Kegembiraan: Guru Honorer Pengangkatan Resmi Dari Plt Bupati Bogor

Ia berharap dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan Sub Pin Polio dapat berjalan dengan sukses, lancar dan sesuai dengan target sebesar 90% dengan sasaran sebanyak 197.527 anak di bawah delapan tahun di Kabupaten Banyumas.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x