Kegiatan Kerja bakti/gorol saluran Daerah Irigasi Cipicung Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea.foto.doc.
Gebrakan gotong royong yang di laksanakan oleh R. Apriansa Z kepala UPT Infrastruktur Irigasi kelas A Wilayah IV Leuwiliang yang baru menjabat selama 1 bulan.
Ia mengatakan dengan melaksanakan kegiatan Gotong Royong atau kerja bakti melanjutkan dari program dari kepala UPT sebelum Ia duduk di wilayah tersebut sebagai kepala UPT yang baru.

Kegiatan kerja bakti/gorol penanganan banjir di saluran irigasi Daerah Irigasi Leuwi Kawung Desa Gunung Menyan Kecamatan Pamijahan.foto.doc.
Kami selaku dinas teknis dan secara tupoksi bagian irigasi, dan kami laksanakan semoga apa yang kami kerjakan berdampak kepada masyarakat yang menerima manfaatnya, ucap Robi.
Dan program yang kami kerjakan bermacam-macam, seperti tembok penahan tebing, kami melaksanakan apa yang di butuhkan oleh masyarakat.
Kami melihat pemetaan dulu, apakah pekerjaan itu masuk skala reguler atau bisa di laksanakan secara Gotong Royong terhadap akibat dari bencana yang ada, atau pasca bencana, paparnya lagi.

Gebrakan Gotong Royong UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah IV Leuwiliang.foto.doc.kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah IV Leuwiliang.R. Apriansa Z.
Antisipasi dari kami UPT Infrastruktur irigasi wilayah IV dan pastinya kami yang paling terdepan, dan kami laporkan ke atasan hasil survey di lapangan.
Intinya kami juga tidak berdiam diri dalam menerima aduan atau laporan dari masyarakat wilayah kami.
Gorol yang telah kami kerjakan di tahun ini dari program yang telah ada dari yang sebelum saya menjabat di sini, karena saya kan baru di sini, ungkapnya.

Kerja bakti/Gorol bersih bersih Sungai Cigamea Lokasi Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan Hari Minggu Tanggal 20 Juli 2025.foto.doc.
Gorol yang kami kerjakan itu sebagai tindakan awal, karena sampah yang telah menumpuk di saluran irigasi, atau sudah menahun, jangankan pada saat hujan aja, di saat tidak hujan juga saluran tersebut sangat merasakan oleh para penguna jalan dan masyarakat setempat.
Sejauh ini Gorol yang kami kerjakan di topang oleh anggaran, tapi melihat dari keadaan langkah kami terukur dan kami juga melaksanakan Gorol tersebut untuk melihat kepedulian dari masyarakat setempat yang terkena dampak.
Sebelum Gorol ini di laksanakan kami juga sudah menyampaikan kepada pihak desa dan pihak kecamatan, dan kami juga melihat seperti situasi dampak di lapangan.
Yang menjadi prioritas kami ialah daerah irigasi yang sangat di butuhkan oleh masyarakat, dan Gorol yang kami lakukan itu hanya langkah awal saja, tindakan kami dari UPT Infrastruktur irigasi, kami hadir di tengah masyarakat dengan melaksanakan tugas kami.
Membangkitkan kepedulian masyarakat tahap demi tahap, dan yang lebih di utamakan seperti amanat dari atasan.
Dan saya berharap kepedulian kami ini lebih terjaga lagi oleh masyarakat. Seperti pepatah mengatakan di mulai dari yang kecil dulu, baru yang besar.
Kami juga berkeinginan kepada masyarakat, marilah kita peduli, karena ini tugas kita bersama, seperti menjaga dan menata. Bukan di dinas aja tapi kami juga berharap kepada masyarakat untuk menjaga, seperti tidak membuang sampah sembarangan.
Apresiasi dari masyarakat sangat luar biasa Gorol ini, dan kami juga sampaikan kepada masyarakat mari kita saling menjaga demi untuk kepentingan kita semua.
Sampah mu buang ditempatnya jangan buang sembarangan di tempat lain, jagalah kebersihan.
Ada sebab pasti ada akibat, jadi mari kita menjaga dan saling menyampaikan kepada pihak yang lain agar menjaga dan memelihara apa yang telah kami lakukan saat ini, tandasnya.
***
Tidak ada komentar