x

Kerugian Dampak Aksi Demo Kabupaten Banyumas Mencapai Lebih Rp 821 Juta

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Sep 2025 09:16 74 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Kerugian dari kerusakan dan kehilangan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akibat aksi demonstrasi yang terjadi, Sabtu (30/8/2025) lalu, ditaksir mencapai lebih dari Rp 821 juta.

Kerugian, kerusakan dan kehilangan akibat Demo di sampaikan oleh Sekretaris Daerah Banyumas, Agus Nur Hadie, mengungkapkan bahwa, sejumlah fasilitas umum serta inventaris pemerintah mengalami kerusakan cukup parah akibat unjuk rasa tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Banyumas Gelar Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah

 

Kerusakan paling parah terjadi di area kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Banyumas. Beberapa bagian yang terdampak meliputi ruang Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), ruang jurnalis, pagar, serta pos jaga milik Satpol PP.

Kerugian

Kerugian Dampak Aksi Demo Kabupaten Banyumas Mencapai Lebih Rp 821 Juta.foto.doc.

Tak hanya rusak, beberapa aset bahkan dilaporkan hilang, termasuk pagar besi, perangkat amplifier dari pos jaga Satpol PP.

Baca Juga :  Sekolah Qaryah Thayyibah Purwokerto (QITA) Gelar Seminar Isu Bullying

 

Kerusakan juga merembet ke fasilitas publik di Alun-alun Purwokerto. Pot bunga dan kursi taman mengalami kerusakan, sementara pedagang kecil turut merasakan imbasnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Banyumas berencana memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD 2025 untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.

Namun, rencana ini akan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengingat dana BTT pada dasarnya diperuntukkan bagi penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Penyerahan 100 Sertifikat Hasil Konsilidasi Tanah Oleh Wabup Banyumas

 

Agus menegaskan bahwa pelayanan publik akan tetap berjalan meskipun beberapa fasilitas pemerintahan terdampak. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum sebagai milik bersama.

“Fasilitas publik adalah aset bersama. Jangan sampai kerusakan ini justru merugikan masyarakat sendiri,” ujarnya.

Seperti pernah diberitakan media ini pada 30 Agustus 2025 berlangsung demo yang dilakukan ratusan mahasiswa berbagai universitas di Purwokerto.

Baca Juga :  Setelah Puluhan Tahun Aset Kawasan Kebondalem Kembali ke Pemkab Banyumas

 

Demo untuk menyuarakan aspirasi terkait meninggalnya driver ojol Awan Kurniawan saat pecah demo massa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Demo yang dimulai selepas ashar hingga menjelang magrib semula berlangsung damai.

Namun menjelang magrib kerusuhan tidak terkendali akibat masuknya massa bukan mahasiswa. Mereka menerobos masuk komplek kantor Kabupaten Banyumas dan melempari kaca kantor dengan batu.

Baca Juga :  Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Wayang Banyumas 2024

 

Beberapa kantor yang ke enam amuk hingga kaca pada pecah antara lain kantor Kominfo Banyumas, kantor Prokompim Banyumas, kantor Satpol PP dan perekonomian Kabupaten Banyumas.

Kursi taman Pemda Banyumas yang berada di area pejalan kaki, tidak luput ikut dirusak. Kerusakan akibat demo ini sekitar 821 juta rupiah.

Sebanyak 32 orang diamankan pada demo itu.

Baca Juga :  Bupati Banyumas Sadewo Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

 

( IG Yayu).

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x