x

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Gelar Pelatihan

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jan 2025 18:27 198 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Gelar Pelatihan Budidaya Sayuran Hidroponik di Desa Pageraji, Jumat 10/1/2025.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto mengadakan pelatihan budidaya sayuran.

Baca Juga :  MoU Kepala Rutan dan Kantor Kementrian Agama Banyumas

 

Menggunakan media hidroponik di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

Mahasiswa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Gelar Pelatihan.foto.doc.

 

Pelatihan ini dilaksanakan Jumat 10 Januari 2025 di Balai setempat diikuti puluhan warga.

Kepala Desa Pageraji Sutono menyambut baik adanya pelatihan yang digelar oleh Mahasiswa KKN dari Universitas Harapan Bangsa Purwokerto.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri Tahun 2024 Jadikan Momentum Kantor Kementerian Agama

 

Hal tersebut untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya sayuran sehat tanpa penggunaan pestisida yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.

“Dengan pengetahuan yang diterima semoga untuk dapat membudidayakan pertanian hidroponik untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Koordinator KKN Farih Muklis mengatakan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Pageraji, perangkat desa, kelompok tani, ibu-ibu anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Mahasiswa KKN UHB.

Baca Juga :  Kejari Rohul: Gelar Vaksinasi Massal

 

“Hidroponik adalah metode penanaman modern yang tidak memerlukan tanah sebagai media utama. Sebagai gantinya, tanaman tumbuh dalam larutan nutrisi yang kaya akan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan tanaman,” katanya.

Heru Wibowo dari Ndy Farm Purbalingga sebagai narasumber menjelaskan penggunaan nutrisi AB mix, yang terdiri dari dua kelompok nutrisi (A dan B) yang harus dicampur hanya saat digunakan.

Ia memberikan penjelasan rinci mengenai teknik budidaya hidroponik, termasuk penggunaan nutrisi dan pengelolaan tanaman tanpa pestisida.

Baca Juga :  Kerjasama PPWI dan Lapas Salemba Jalin Komunikasi Intens

 

Demonstrasi langsung juga dilakukan, dengan memperlihatkan cara menanam sayuran seperti slada dan sawi menggunakan sistem hidroponik.

“Praktek ini bertujuan agar peserta lebih memahami dan dapat mengimplementasikan teknik ini secara efektif di rumah masing-masing,” katanya.

Sementara Dosen Pembimbing Dr Susilo Rini, S.ST, M.Kes menambahkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Pageraji.

Baca Juga :  Hanung Cahyo Saputro Tampil Di Pagelaran Kethoprak Raden Kaligenteng

 

Tentang metode penanaman yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, budidaya hidroponik juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan zat kimia.

Yang berpotensi mencemari tanah dan air, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

“Dengan pengetahuan ini, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan sayuran yang lebih berkualitas dan sehat, sehingga mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Polda Jawa Timur Gelar Lomba Video Pendek Bersama Mahasiswa Untag

 

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x