x

Pemkot Surabaya Gandeng Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Kembangkan Kawasan

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Jan 2025 17:33 206 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Surabaya, Pemkot Surabaya dalam upaya mengembangkan kawasan di Jalan Kapasan No. 131 Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Rabu 15/1/2025.

Upaya Pemkot Surabaya untuk mengembangkan kawasan tepatnya di Kampung Pecinan Kapasan Dalam, Surabaya.

Baca Juga :  Hari Gizi Nasional Pakar Kesehatan Sepakat Perangi Stunting

 

Pemkot Surabaya Menggandeng mahasiswa arsitektur Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran.

Pemkot

Pemkot Surabaya Gandeng Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Kembangkan Kawasan.foto.doc.

 

Keterlibatan akademisi ini bertujuan memberikan perspektif baru dalam desain dan tata ruang yang dapat memperkuat identitas budaya kawasan tersebut.

Program revitalisasi ini direncanakan berlangsung secara bertahap mulai tahun 2025 hingga 2026, dengan fokus pada penataan kawasan, pengembangan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Pj Bupati Hanung Distribusi Logistik Peran Penting Pemilu Lancar

 

Kampung Pecinan Kapasan Dalam diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan yang menggabungkan warisan budaya dengan modernitas.

Kontribusi Mahasiswa dalam Desain Kawasan
Mahasiswa arsitektur, meskipun masih di semester awal, diharapkan dapat memberikan ide-ide kreatif yang segar.

Beberapa gagasan yang muncul termasuk penambahan mural dengan tema budaya Tionghoa, desain transportasi lokal seperti becak dengan sentuhan khas Pecinan, serta penataan spot-spot foto yang menarik.

Baca Juga :  Polres Bungo: Ungkap Jaringan Bandar Narkoba Sabu

 

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam proyek ini.” ungkap Vita Selaku Camat Simokerto.

Lanjutnya, “Ide-ide mereka, meskipun sederhana, dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kawasan yang lebih estetis dan fungsional,” Ujar Vita Selaku Camat Simokerto.

Pengembangan Budaya dan Ekonomi
Selain aspek arsitektural, revitalisasi ini juga mencakup pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM).

Baca Juga :  Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Banyumas Adakan Selaksa Menari 2

 

Kuliner khas seperti rujak dinosaurus, bakpao, dan ote-ote akan menjadi daya tarik utama yang diintegrasikan dalam konsep desain kawasan.

Ungkap Lurah Kapasan Katarina, “Revitalisasi ini tidak hanya soal bangunan, tetapi juga bagaimana kita menghidupkan kembali budaya dan ekonomi masyarakat setempat.”

Kolaborasi untuk Masa Depan
Program ini melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah kota, akademisi, dan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Para Korban KSP INDOSURYA Berharap Mendapatkan Keadilan Bagi Korban

 

Mahasiswa tidak hanya membantu dalam desain, tetapi juga melakukan survei dan pengumpulan data untuk memahami kebutuhan kawasan.

“Kami berharap program ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat Kapasan Dalam,” ungkap Fais salah satu dosen pembimbing dari UPN.

Harapan Revitalisasi
Dengan revitalisasi ini, Kampung Pecinan Kapasan Dalam diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Surabaya.

Tidak hanya menarik wisatawan, kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Kabupaten Banyumas Peringati Hari Disabilitas Internasional Tahun 2023

 

Revitalisasi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun kota yang lebih baik. Kampung Pecinan Kapasan Dalam siap menjadi wajah baru Surabaya yang memadukan tradisi dan inovasi.

 

IG (Rijal)

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x