x

Pj Bupati Banyumas dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pantau Harga Bahan Pokok

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Okt 2024 19:55 116 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banyumas melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto pada Kamis pagi (3/10/24).

Pj Bupati Banyumas dan TPID dan terkait inflasi di Banyumas pada bulan September merupakan yang terendah di Jawa Tengah dengan 0,03 persen (month to month/mtm).

Baca Juga :  Aneh Tapi Nyata Diduga Tower Berdiri Tanpa Pemberitahuan

 

Pasca pemantauan, Iwanuddin menuturkan Banyumas relatif stabil dengan daya beli yang normal meskipun terjadi penurunan pada beberapa bahan pokok.

Bupati

Pj Bupati Banyumas dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pantau Harga Bahan Pokok.foto.doc.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan penurunan terjadi bukan karena lemahnya daya beli melainkan timing waktu pembelian

“Seperti penjualan ayam, kalau hari biasa relatif sepi tapi kalau weekend rame,” ungkapnya.

Terkait ketersediaan, dipastikan bahan pokok di Banyumas akan aman, cepat dan baru, yang menandakan kualitas pasar di Banyumas terbilang bagus dengan daya beli signifikan.

Baca Juga :  Para Korban KSP INDOSURYA Berharap Mendapatkan Keadilan Bagi Korban

 

Disinggung mengenai kenaikan harga gas melon 3kg dari 15.500 menjadi 18.000 dirinya mengaku akan terus melakukan pengawasan khususnya dalam hal ketersediaan barang.

“Akan Saya koordinasikan langsung dengan pertamina gas terkait penambahan stok untuk memenuhi kebutuhan,” ucapnya pasca melakukan pemantauan langsung ke salah satu pangkalan gas di Sambeng Wetan.

Baca Juga :  Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Jawa Tengah

 

Kepala Cabang Dinas ESDM Prov.Jateng Wilayah Slamet Selatan Mahendra Dwi Atmoko menjelaskan kenaikan harga ecer tertinggi (HET) gas elpiji 3kg.

Dilakukan atas dasar penyesuaian terhadap Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah Nomor 540/20 Tahun 2024 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquified Petroleum Gas Tabung 3 Kg pada Titik Serah Sub Penyalur/Pangkalan.

“Sebenarnya sifatnya lebih ke penyesuaian harga. Karena sebelumnya di masyarakat sudah terpantau seperti itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Rayakan Semangat Kemerdekaan, Adira Expo Hadirkan Solusi Finansial Beragam Impian

 

Terkait pemantauan harga gas elpiji dirinya mengaku akan melakukan pemantauan ke pangkalan-pangkalan untuk memastikan HET sesuai dengan ederan dan akan memberikan sangsi jika ada yang terpantau menjual melebihi HET.

“Akan kami lakukan sangsi administrasi dengan mencabut izin sebagai pangkalan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kedua Lembaga Uji Kompetensi UKW dan SKW Wartawan

 

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x