Polisi Kehutanan Kunjungi Kampung Citugu Beri Himbauan Larangan Perusakan Hutan.foto.doc. Dalam kunjungan Polisi Kehutanan tersebut, di dampingi kepala desa Puraseda Asep Ruhiyat, Babinsa dan juga dari pihak Pol PP kecamatan Leuwiliang.
Kunjungan Polisi Kehutanan di sambut sebagain masyarakat kampung Citugu dan mendengar sosialisasi dengan penuh antusias.

Polisi Kehutanan Kunjungi Kampung Citugu Beri Himbauan Larangan Perusakan Hutan.foto.doc.Emen salah satu warga sekitar.
,” Kades Puraseda Asep Ruhiyat mengatakan, Untuk kegiatan hari ini Polisi Kehutanan dari Taman Nasional karena di wilayah kami termasuk tugas mereka.
Dan mereka memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar ingatkan terkait larangan-larangan dengan pengerusakan Hutan, karena bisa mengakibatkan bencana, ucapnya.
Dan kami sebagai warga masyarakat Kampung Citugu Desa Puraseda Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, bisa mendengar dan akan menuruti himbauan tersebut ungkap salah satu warga Emen.

Emen salah satu tokoh adat di wilayah Puraseda menyampaikan, kami bisa menjaga dan berusaha untuk melestarikan Hutan dengan baik.
Selain itu kami juga mayoritas masyarakat di sini sebagai petani dan berkebun seperti palawija dan lain-lain.
Terkait di wilayah kami ada lahan garapan seperti mengali lobang, itu hanya sebagian kecil saja yang mencoba keberuntungan dari mereka. Dan ada juga iseng-iseng mengali berharap menemukan bahan yang lain, ucap Emen.
Hanya segelintir orang saja yang mengali di wilayah sini, paparnya.

Dan kami atas nama warga masyarakat kampung Citugu desa Puraseda mudah mudahan pemerintah bisa memberikan kami solusi, baik itu tentang cara pengelohan hasil pertanian agar bisa lebih baik lagi.
Karena wilayah kami sangat jauh dari perkotaan, karena ada di pelosok, dan sangat berharap ke pemerintah, agar generasi putra putri kami bisa mendapatkan dunia pendidikan bisa lebih baik lagi.
Dan untuk infrastruktur jalan ini sekarang juga sudah mulai bagus, walaupun butuh waktu tapi terlaksana dengan baik, ungkap salah satu warga sekitar.
Kami sebagai warga kampung Citugu ini menunggu perbaikan jalan karena terkendala anggaran untuk bisa sampai di wilayah kami.
Sementara pembangunan infrastruktur terus berjalan setiap tahun, dan mungkin tidak lama lagi sampai di wilayah kami, tambahnya dengan penuh semangat.
Dengan infrastruktur jalan yang sudah mulai di bangun, semakin memudahkan anak-anak untuk berangkat ke sekolah.
Dan kami berharap ke pemerintah pusat atau daerah bisa memprioritaskan infrastruktur di wilayah kami yang boleh di katakan belum layak karena masih banyak yang berbentuk batu batuan di jalan ucap warga yang lain.
***
Tidak ada komentar