x

Tahun 2025 Bantuan Pemasangan Air Murah Perumdam Tirta Satria Purwokerto Di Tolak

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jan 2025 19:54 171 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Tahun 2025 tidak ada bantuan pemasangan air murah di Perumdam Tirta Satria Purwokerto kabupaten Banyumas belum lama ini di sampaikan.

Hal itu dikarenakan Tahun 2025 pengajuan proposal bantuan pasang air murah untuk warga kurang mampu ditolak oleh Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Baca Juga :  Sebanyak 6 Perguruan Silat Ranting Waru Turun Ke Jalan

 

Asekbang Pemda Kabupaten Banyumas Ir Junaidi MT mengatakan itu pada awak media kemarin.

Tahun

Tahun 2025 Bantuan Pemasangan Air Murah Perumdam Tirta Satria Purwokerto Di Tolak.foto.doc.

 

,” Menurut Kementerian PUPR semua anggaran pembangunan dialihkan untuk penyelesaian proyek IKN”,tutur Junaidi.

Baca Juga :  Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas Lakukan Vaksinasi

 

Tahun tahun sebelumnya ada bantuan pemasangan saluran air murah dari Perumdam Tirta Satria kepada warga Kabupaten Banyumas.

Hal itu dikarenakan kantor Perumdam mendapat hibah dana dari luar negeri seperti Jepang dan Australia progam pasang murah ini sangat membantu masyarakat, imbuh Dirut Perumdam Tirta Satria Purwokerto Agus Subali.

Baca Juga :  Jembatan Hanyut Terbawa Banjir Anak Sekolah Jalan Lewat Sungai

 

Pemasangan reguler dengan biaya Rp 2.500.000, cukup dibayar Rp 440.000 karena program hibah.

Sayang sekali itu sudah tidak ada di tahun 2025 kata Junaidi yang juga Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Satria Purwokerto.

Perumdam Tirta Satria Purwokerto mempunyai 90 ribu pelanggan aktif yang tersebar di lima cabang yakni Wangon, Ajibarang, Banyumas, Pabuaran Purwokerto 1 dan Bantarsoka Purwokerto 2.

Baca Juga :  Kunjungan Pemda Wonogiri Dalam Rangka Studi Tiru SAKIP

 

Tahun ini mendapat penyertaan modal dari pemerintah sebesar Rp 6,5 milyar. Menurut Ketua Dewan Pengawas Ir Junaidi MT modal sebesar itu akan digunakan untuk menambah jaringan pipa air minum di tiga kecamatan.

Yang belum ada pipa distribusi yakni Kecamatan Lumbir, Gumelar dan Rawalo.

Selain itu pihaknya akan membeli alat canggih yang bisa mendeteksi lokasi kebocoran air di dalam tanah.

Baca Juga :  Hasil Sidang Pleno Rekapitulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas

 

,” Agar aduan masyarakat tentang pipa bocor dan sebagainya bisa segera diatasi dengan alat canggih ini tutur Ir Junaidi.

 

( IG Yayu).

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x