x

Wakil Bupati Banyumas Lintarti Hadiri Lokakarya Perbaikan Fasilitas Kesehatan Primer

waktu baca 3 menit
Rabu, 16 Jul 2025 20:06 94 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Wakil Bupati Banyumas, Lintarti, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dr. Widyana, serta sejumlah tamu undangan, menghadiri Lokakarya Hasil Asesmen, Analisis Risiko, dan Rencana Perbaikan Sarana Kesehatan Lingkungan (Kesling) di Puskesmas se-Kabupaten Banyumas.

Kegiatan wakil Bupati Banyumas Lintarti yang dilaksanakan di Hotel Elsotel ini juga menjadi penggalangan komitmen lintas sektor untuk memperkuat perbaikan fasilitas kesehatan primer di Banyumas.

Baca Juga :  Wakil Bupati Banyumas Kukuhkan 758 Pembina dan Pelatih Pramuka

 

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Widyana, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Kesling Plus, hasil kerja sama Dinas Kesehatan Banyumas dengan UNICEF dan Yayasan Inovasi Pembangunan Hijau.

Banyumas

Wakil Bupati Banyumas Lintarti Hadiri Lokakarya Perbaikan Fasilitas Kesehatan Primer.foto.doc.

Kesling Plus sendiri merupakan penguatan dari pendekatan WASHFIT yang bertujuan memperkuat pencegahan infeksi dan resistensi antimikroba melalui peningkatan sarana air, sanitasi, limbah, kebersihan lingkungan, energi, dan manajemen di puskesmas.

“Kesling Plus telah berjalan sejak Mei lalu dan akan berlanjut hingga Desember 2025, dengan target di 40 puskesmas.

Baca Juga :  Kelompok Tani Sememi Jaya Kreatif Jadi Pelopor Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari Tahun 2024

 

Berbagai kegiatan telah dilakukan, mulai dari workshop tingkat provinsi, orientasi tingkat kabupaten, pembentukan tim Kesling Plus di masing-masing puskesmas, hingga asesmen fasilitas dengan tool Kesling,” ujar Widyana.

Hasil asesmen di 40 puskesmas menunjukkan masih adanya beberapa tantangan di tujuh komponen utama Kesling Plus.

Di antaranya masih ada puskesmas yang masuk dalam risiko sedang hingga tinggi pada aspek air, sanitasi, limbah, higiene, kebersihan, energi, dan manajemen.

Baca Juga :  Duta Wisata Banyumas Ridho Andika Satria dan Syifa Dyah Puspita

 

Untuk itu, telah disusun rencana perbaikan, seperti penyediaan sumur gali dan pompa air, toilet sensitif gender dan disabilitas, penyedotan septic tank berkala.

Lemilahan limbah melalui bank sampah, penyediaan fasilitas cuci tangan di semua area layanan, laundry air panas, serta peningkatan kapasitas personel kebersihan dan manajemen PPI.

Widyana menambahkan, upaya ini juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Perumda Air Minum Tirta Satria, Dinas Perkim, DLH, serta mitra pembangunan seperti UNICEF dan IP Hijau.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Pemkab Banyumas Gelar Upacara

 

Wabup Lintarti dalam sambutannya menegaskan bahwa pandemi COVID-19 telah membuka mata semua pihak tentang pentingnya sarana air bersih, sanitasi, dan kebersihan di fasilitas layanan kesehatan, khususnya puskesmas sebagai garda terdepan.

“Data Kemenkes 2020 menyebutkan masih ada 9,59% puskesmas di Jateng yang belum punya akses air bersih, 12,33% sanitasi terbatas, dan lebih dari 35% belum mengelola limbah medis dengan baik.

Di Banyumas sendiri, data asesmen Kessling Plus menjadi bukti bahwa kita harus segera bergerak memperbaiki kondisi ini,” ungkap Lintarti.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyumas,Targetkan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim

 

Lintarti menegaskan, kesling Plus bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi mencakup pelatihan SDM, penilaian risiko, hingga advokasi lintas sektor.

“Tujuan akhirnya adalah layanan kesehatan primer yang lebih aman, tangguh, dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk ibu hamil, anak-anak, penyandang disabilitas, hingga masyarakat miskin,” ujarnya.

Lintarti berharap semua pihak baik dari pemerintah daerah, sektor swasta, hingga masyarakat, bersinergi dalam upaya ini.

Baca Juga :  Kegiatan Pengecekan Bibit Ikan, Satgas Binmas Kunjungi Kolam Aten

 

“Puskesmas yang sehat dan bersih adalah pondasi kesehatan masyarakat kita. Saya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama memastikan rencana perbaikan Kesling ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

IG Yayu

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x