x

Kepala Desa Purwasari dan Forum Wacana IPB Kunjungi Kebun Agroforestri

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Sep 2025 12:20 151 Redaksi Glodia

Indonesiaglodia.com – Kepala Desa Purwasari Muh.Yusuf Mustopa bersama Forum Wacana IPB, melakukan kunjungan ke Kebun Agroforestri yang dikelola di Agri business and Technology Park (ATP), IPB University, Senin 1/9/2025.

Kepala desa Purwasari kecamatan Dramaga kabupaten Bogor, Kebun ini memadukan tanaman alpukat dan kopi sebagai model pengembangan usaha tani berkelanjutan.

Baca Juga :  Musrenbang: Prioritas Utama Tahunan Bagi Kabupaten Bogor

 

Dalam kunjungan tersebut, Yusuf Mustopa menyampaikan ketertarikannya terhadap pengembangan tanaman alpukat.

Kepala

Kepala Desa Purwasari dan Forum Wacana IPB Kunjungi Kebun Agroforestri.foto.doc.

Ia berencana menginisiasi gerakan penanaman alpukat di Desa Purwasari dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga.

“Misalnya setiap warga mendapat satu pohon, maka jika satu pohon menghasilkan 10 kg dengan harga Rp50.000 per kg, setiap rumah akan memperoleh Rp500.000 saat panen.

Baca Juga :  Antusias Warga Cibeber 1 Sambut HUT Ke-80 Republik Indonesia

 

Jika terdapat 100 kepala keluarga, maka potensi panen bisa mencapai 1.000 kg atau bernilai Rp 50 juta.

Ke depan, ini bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

“Sementara itu, Danang Aria Nugroho selaku Supervisor Layanan Agro maritim, Direktorat Pengembangan Masyarakat Agro maritim IPB University menambahkan, bahwa alpukat dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta pasar yang relatif stabil.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ciasmara 2, Siap Pendistribusian Tahap Awal

 

“Dengan skema ini, Desa Purwasari diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi warganya,” jelasnya.

Saat ini, di kawasan ATP IPB telah ditanam kurang lebih 800 pohon alpukat unggul.

Baca Juga :  Karacak Fest Tahun 2025 Tampilkan Nuansa Baru

 

Ke depan, apabila sudah memasuki masa panen, kebun ini tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga akan dikembangkan sebagai atraksi wisata metik alpukat langsung di kebun, sehingga memberikan nilai tambah baik dari sisi ekonomi maupun pariwisata edukatif.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara desa dan perguruan tinggi dalam mewujudkan inovasi pertanian yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Desa Cibeber 1 Pecah Di Goyang Asep Pantura

 

IG Yusuf Ibrahim

Redaksi Glodia

Media Online Indonesia Glodia
Merupakan media yang mengedepankan,
Penuh Daya Cipta Naluri dan Filosofis.
www.indonesiaglodia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x