Kegiatan itu dibuka langsung oleh Ketua Asosiasi Bambu Sukabumi Indonesia (ABSI), Ismatulah sebagai pemateri dan dihadiri oleh Kepala Desa Mekarjaya, Kasi pemberdayaan Masyarakat Desa Makarjaya Kecamatan Caringin, Pendamping Desa dan Peserta pelatihan.
Dalam sambutanNya, Ismatulah Kepala Desa Mekarjaya, menyambut baik’ dan sangat mengapresiasikan dilaksanakannya, kegiatan pelatihan pengembangan usaha kerajinan bambu tersebut.
Kemudian sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, untuk memberikan keterampilan, dan pengetahuan.’ kepada pengrajin dan para pelaku wirausaha, yang berada di Sukabumi khusus-Nya Desa Mekar jaya.
Lebih lanjut, Aden Soma Kepala Desa Mekar Jaya mengatakan, kegiatan pelatihan hari ini,”kebetulan ada kegiatan pengembangan usaha khusus kepada para pengrajin bambu.
Kemudian hal ini kami, sebagai kepala Desa’, sangat mendukung kepada tim,’ dibidang pemberdayaan kerajinan itu.
Khusus kepada para pengrajin bambu, yang ada di Desa Mekar Jaya, kami selalu memberikan support dari hasil kegiatan ini. Mudah-mudahan para pengrajin teredukasi, serta terinspiransi pada mereka.
Dengan apa yang telah di sampaikan oleh Ari Ismatuloh, yang membawa materi karena Ia juga, dan secara kebetulan Ia, dari ketua Asosiasi Bambu Sukabumi Indonesia (ABSI).
Minimal Ia menguasai, dalam segi kerajinan, ataupun yang kami harapkan adalah’ agar bisa membantu masyarakat memahami.
Kemana atau bagaimana arahnya pemasaran,’ terlebih kepada sektor bidang pemasaran.
Mudah mudahan dengan adanya pelatihan ini, masyarakat faham, dengan apa yang harus di lakukan sesuai materi yang disampaikan, ulang Ari Ismatuloh.
yang membawakan materi tadi masyarakat faham, mengerti dan mungkin’ mudah – mudahan ini ada manfa’atNya khususNya kepada pengrajin bambu.
Sebagai Desa Bambu langkah – langkah kedepan dari Pemerintahan Desa terhadap pengrajin, insya Allah bahkan tadi juga sudah di sampaikan ketika nanti ada program atau ada kegiatan – kegiatan memang harus di lengkapi dan memang harus di dukung pemerintah desa
kami dengan sendirinya tidak di pintapun kami siap. Bahkan mengarahkan masyarakat insya Allah kami atas nama Pemerintah Desa siap mendukung, dan membantu apa yang menjadi kekurangan” atau kebutuhan para pengrajin.
Dalam antrian mungkin dengan kemampuan, sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan , ungkap Aden Soma.
Kalau di masyarakat mekar jaya mungkin ada beberapa bidang para pengrajin. Terutama yg paling banyak pengrajin dari Anyam – anyaman.
Terutama besek kue moci, besek ikan cuwe kerucut nampan, dan lainnya. Dan untuk pemasaran sementara, baru ada dua kota yakni: Sukabumi dan Tanggerang. Ini masih belum begitu menyebar luas., PungkasNya.
Boy / imas
Tidak ada komentar